- Seorang pemuda tewas akibat dikeroyok tiga pelaku berinisial NA, AE, dan MLS di tempat biliar Grogol, Jakarta Barat.
- Insiden pada 10 Mei 2026 terjadi karena pengaruh alkohol dan motif balas dendam pelaku setelah rekannya dipiting korban.
- Tersangka sengaja menjatuhkan korban dari lantai dua bangunan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis intensif.
Suara.com - Polisi mengungkap motif di balik kasus pengeroyokan yang menewaskan seorang pemuda di tempat biliar Weston, Grogol, Jakarta Barat.
Peristiwa tersebut dipicu oleh pengaruh minuman keras dan aksi balas dendam setelah korban memiting salah satu pelaku.
Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Alexander Tengbunan mengatakan insiden terjadi pada 10 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB.
Menurut hasil penyelidikan, korban dan para pelaku tidak saling mengenal. Mereka terlibat cekcok di dalam tempat biliar saat sama-sama berada di bawah pengaruh alkohol.
"Penyebab cekcok awal mungkin karena selisih paham saja karena dikuasai oleh minuman alkohol. Antara korban dan pelaku ini juga tidak saling kenal," kata Alexander di Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Keributan kemudian berlanjut hingga area tangga saat kedua kelompok hendak meninggalkan lokasi. Saat itu korban sempat memiting salah satu rekan pelaku.
Melihat rekannya diperlakukan demikian, para pelaku tersulut emosi dan melakukan pengeroyokan terhadap korban.
Dari hasil pemeriksaan saksi dan pelaku, polisi memastikan korban sengaja dijatuhkan dari lantai dua bangunan, bukan terjatuh karena kecelakaan saat keributan berlangsung.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka berat dan sempat menjalani perawatan dalam kondisi koma selama empat hari sebelum akhirnya meninggal dunia.
Baca Juga: Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?
"Motif pelaku melakukan aksinya karena ingin membalas dendam melihat temannya dipiting oleh korban. Menurut keterangan pelaku yang sekaligus saksi, korban memang sengaja dijatuhkan," tutur Alexander.
Polisi kemudian melakukan penyelidikan selama sekitar dua pekan hingga berhasil mengidentifikasi dan menangkap para pelaku.
Tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka masing-masing berinisial NA, AE, dan MLS.
"Dua di antaranya masih berstatus di bawah umur, satu pelaku lainnya orang dewasa," kata Alex.
Ketiga tersangka ditangkap di lokasi berbeda, yakni di Jakarta Barat dan Rangkasbitung, Banten. Salah satu pelaku diserahkan langsung oleh keluarganya kepada polisi.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 262 KUHP ayat 4 tentang pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Kasus Tambang Ilegal dan TPPU, Bareskrim Polri Sita Pabrik Pemurnian Emas PT SJU di Sidoarjo
-
Modal Rp5 Miliar Tagih Rp44 Miliar, Tiga ASN Kemendag Didakwa Korupsi Gerobak Rp39 M
-
Viral Bocah 6 Tahun di Jakpus Pingsan Tersengat Listrik, Polisi Usut Dugaan Perundungan
-
Tito Karnavian Siap 'Tempur' Bahas RUU Pemilu: Apa Pun Skenarionya Kami Siap
-
Mahasiswa Jaksel Turun ke Jalan, Desak Copot Menkeu dan Tolak Kenaikan BBM
-
Ketua Harian Dekranas Tri Tito: Publikasi yang Baik Kunci Memperluas Gaung Kerajinan Nasional
-
Susah Cari Lahan di Kota, Target 80 Ribu Koperasi Merah Putih Dipangkas?
-
Benarkah Mama Sinta Diculik Pakai Pesawat? Pangdam Mandala Trikora Akhirnya Buka Suara
-
Saya Hanya Pelaksana: Ketua Tim Pemeriksaan BPK Klaim Tak Terima Uang Suap
-
Dolar Menguat, Menkes Bakal Panggil Industri Farmasi yang Naikkan Harga Obat di Atas Ketentuan