SuaraCianjur.id- Penyelesaian Tragedi Kanjuruhan Malang kata Komnas HAM bisa saja dibawa ke Dewan HAM PBB di Jenewa.
Hal itu dikatakan oleh Komisioner Komnas HAMm Choirul Anam. Menurutnya terbuka peluang untuk membawa Tragedi Kanjuruhan Malang yang sudah menewaskan ratusan nyawa orang tersebut, ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Menurutnya, Komnas HAM sejuah penyelidikan yang telah dilakukan, ada dugaan pelanggaran HAM dalam insiden maut yang menwaskan 135 orang itu.
Menurut Anam, Komnas HAM RI masuk dalam jaringan Komnas HAM seluruh dunia, turut berada dalam naungan mekanisme PBB di Jenewa.
"Biasa isu-isu besar yang mendapatkan perhatian publik dan sebagainya itu mendapatkan perhatian di Jenewa. Kami ada mekanisme itu nantinya, dan kami memang sedang memikirkan (membawanya ke Dewan HAM PBB) akan menggunakan mekanisme itu," kata Anam di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Senin (24/10/2022) seperti dikutip dari Suara.com.
Menurut Anam, apa yang terjadi dalam peristiwa di Stadion Kanjuruhan pada hari Sabtu (1/10) lalu, merupakan sebuah peristiwa besar, dan menjadi perhatian PBB.
Saat ini Komnas HAM sedang menunggu jawaban dari surat yang telah dikirim ke FIFA, terkait dengan sejumlah pertanyaan soal mekanisme mengatasi sebuah peristiwa dalam sepak bola.
“Karena peristiwa serupa termasuk juga penggunaan gas air mata, pelanggaran regulasi FIFA dan PSSI itu berlangsung terus menerus. Problemnya adalah pelanggaran ini memang tidak diketahui PSSI sebagai salah satu organisasi langsung di bawah FIFA, tapi tidak mengambil langkah untuk menyelesaikan pelanggaran tersebut sampai terjadilah problem Kanjuruhan ini,” beber Anam.
Maka dari itu, Komnas HAM akan mengagendakan pemeriksaan terhadap FIFA. Pihaknya bakal mendalami pengawasan dan pemberian sanksi terhadap PSSI selaku anggota.
Bukan hanya menyasar terhadap organisasinya, tapi turut juga mengarah kepada individual pengurus dari PSSI, mulai dari ketua umum hingga jajarannya.
"Makanya pertanyaan-pertanyaan kunci tadi soal mekanisme pengawasan, mekanisme pemberian sanksi, termasuk juga mekanisme pemberian sanksi terhadap individu-individu ini menjadi salah satu pokok dalam permintaan keterangan terhadap FIFA," kata dia.
Sepeti yang diketahui usai pertandingan Arema FC melawan Persebaya kericuhan meletus di Stadion Kanjuruhan Malang, Sbatu (1/10) lalu.
Masa penonton yang merangsek masuk ke lapangan, dihalu oleh para petugas dengan menggunakan gas air mata.
Pelepasn gas air mata itu membuat para penonton panik, bukan hanya yang berada di area lapangan saja, namun juga para penonton yang berada di area tribun. Mereka berdesakan berebut pintu keluar.
Akibatnya tak hanya korban meninggal, tapi ratusan korban mengalami luka ringan hingga berat.
Artikel ini sudah tayang di Suara.com dengan judul: Komnas HAM Buka Peluang Bawa Tragedi Kanjuruhan ke Dewan HAM PBB di Jenewa
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
LG OLED evo AI 2026 Meluncur, TV Terbaru Lebih Personal dan Bisa Terlindung dari Incaran Hacker
-
IHSG Melonjak ke Level 5.960 Jumat Pagi, Investor Serbu Saham-Saham Ini
-
Aktor Muzakki Ramdhan Dianiaya di Toilet Mal, Wajah Didorong ke Tembok hingga Bibir Berdarah
-
Tembus Perempat Final, Ana/Trias Berambisi Juara Australian Open 2026
-
Aura Tegang Warnai Latihan Terbuka Timnas Iran di Tijuana, Ada Apa?
-
Penuhi Nazar, Jamaah Haji Asal Kabupaten Semarang ini Jalan Kaki dari Asrama Haji Donohudan Boyolali
-
Pertamax Naik Rp16.250, Dirut Pertamina Ngaku Tetap Pertimbangkan Daya Beli Masyarakat!
-
Tiga Gunung Api di Maluku Utara dan NTT Meletus Pagi Ini
-
Melesat ke Posisi Top 10, Debut Teach You a Lesson Langsung Rajai Netflix
-
4 Mobil Harga ala Motor Aerox, Mesin Badak Cocok untuk Kendaraan Pertama: Simak Saran Pakar