SuaraCianjur.id - Deddy Corbuzier ceritakan pengalaman pahitnya saat di-bully oleh teman-temannya di sekolah dasar (SD).
Bully adalah memaksakan seseorang melakukan hal yang dia tidak mau, dengan ancaman atau siksaan (abuse) untuk mendominasi dan mengintimidasi.
Tipe bully itu bisa dari kata-kata, tindakan, hukuman, bully itu bisa dari ras, suku, agama.
"Jadi gua waktu kecil, waktu gua SD, gua tuh kurus banget. dan gua tuh paling pendek, udah kurus, pendek lagi. Di sekolah itu, gua tuh selalu di-bully sama temen-temen yang badannya lebih besar, badannya lebih tinggi, dan preman-preman sekolah lah. Dan parahnya gua fisik, contohnya gau pernah tiba-tiba gua sakit belakang ditusuk sama jangka, terus gau cerita ke kakek gua ," ungkap Deddy Corbuzier seperti dikutip dari kanal YouTube NOICE pada Senin (7/11/2022).
Setelah bercerita kepada sang kakek, Deddy Corbuzier mendapatkan respon yang diluar dugaan.
"Unexpected! gua ditampar sama kakek gua. Tapi percaya deh sama gua, berapa banyak orang sukses itu korban bullying. Tapi tidak pernah ada beritanya," kata Deddy.
Menurut Deddy Corbuzier hampir semua orang sukses adalah hasil dari pem-bully-an.
"Orang basically tidak suka melihat orang yang berbeda, ini kan komunal. Kenapa orang bertanya agamanya apa? karena orang takut, orang merasa takut kalau tidak menjadi bagian dari diri dia. Karena merasa bahwa mereka mulai mengecil, makannya orang berharap bahwa mereka adalah bagian dari diri mereka. Semakin besar komunalnya, semakin aman kita," jelas Deddy Corbuzier.
Berapa banyak orang suskes di dunia itu korban bully dan mereka menceritakan hal tersebut. Deddy Corbuzier mengatakan salah satunya adalah Oprah Winfrey.
Sumber : YouTube NOICE
Berita Terkait
-
Ranah Candaan Semakin Berbeda, Coki Pardede dan Tretan Muslim Putuskan Tak Menjadi Duo Lagi
-
Sempat Gelar Kegiatan Fun Football Ditengah Duka Tragedi Kanjuruhan, Iwan Bule Klarifikasi Fakta Sebenarnya
-
Terungkap Presiden FIFA Sempat Marah, Iwan Bule Ngaku ke Deddy Corbuzier Serba Salah Gelar Fun Football
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026