SuaraCianjur.id- Nama Taqy Malik terserta dalam kasus robot trading Net89, yang diduga menerima aliran dana dari Reza Paten.
Namun Taqy Malik menegaskan kalau dirinya sama sekali tak mengenal Reza Shahrani atau Reza Paten, sebagai pendiri aplikasi robot trading Net89.
Reza Paten sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dengan kedok robot trading platform Net89. Beberapa nama publik figure turut terseret dalam kasus ini, termasuk satu diantaranya adalah Taqy Malik.
Taqi kemudian mengatakan, kalau dirinya baru tahu dengan Reza Paten ketika melelang sepeda Brompton.
“Nggak tahu sama sekali saya kenal pun baru pertama kali ketika dia bid (harga lelang),” ucap Taqy Malik di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis (10/11/2022) dikutip dari Suara.com.
Taqy Malik sendiri sudah menjalani pemeriksaan oleh Polisi. Dia juga mengatakan dalam pemeriksaan, Taqy Malik melakukan sikap suportif ketika melelang sepeda Brompton. Jadi siapaoun yang bsa menawarkan barang dengan harga tertinggi maka dialah pemenangnya.
Dalam proses lelang tersebut Reza memberikan penawaran tertinggi, sehingga dirinya mendapatkan sepeda mahal itu.
“Saya harus suportif. Bid itu terbuka siapapun boleh nge-bid mau dia masyarakat biasa, mau dia pejabat, mau dia artis, siapa pun boleh,” ungkap Taqy Malik.
Ketika diperiksa oleh penyidik Bareskrim Polri, Taqy Malik mengaku dirinya dicecar oleh 18 pertanyaan. Termasuk soal uang dari lelang tersebut.
Baca Juga: Sosok Ini Akui Kalau Ferdy Sambo Sosok Tempramen
Dirinya menilai kalau kejadian yang terjadi saat ini adalah sebagai ujian baginya. Taqy Malik turut mengatakan secara tegas, kalau uang dari hasil lelang yang didapat dari Reza Paten, digunakan untuk pembangunan masjid.
“Uang yang kita dapatkan dari Mas Reza Paten itu uang lelang sepeda yang kita peruntukan untuk membangun masjid,” ungkap Taqi Malik.
Sementara itu kuasa hukum Taqy Malik, yakni Deddy Dj secara tegas mengatakan tidak mengembalikan uang dari hasil elalng tersebut, karena sudah digunakan untuk membangun masjid.
Menurut Deddy kliennya itu tidak memiliki kewajiban utnuk mengembalikan uang tersebut. “Itu (masjid) sudah selesai semua pembangunananya, jadi tidak ada kewajiban Mas Taqy Malik untuk mengemballikan uang itu. Karena diperuntukkannya jelas untuk kemaslahatan umat,” terang Deddy. (*)
Sumber:Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Profil PT Bach Multi Global Tbk (BACH), Jaringan Bisnis 'Grup Djarum' yang Siap IPO
-
5 Shio yang Beruntung Hari Ini, Ada Peluang Rezeki dan Kemajuan Karier
-
Komi Can't Communicate Kembali! Bab Spesial Baru Resmi Dirilis
-
5 HP Xiaomi dengan Kamera Mirip iPhone, Kualitas Foto dan Video Gak Kaleng-kaleng
-
Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!
-
Jalan Pantura Barat Rusak, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan
-
Kejari Sleman Bantah Klaim Sakit, Tegaskan Raudi Akmal Memenuhi Syarat Penahanan
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
-
Huawei Watch GT 6 Pro: Smartwatch Premium dengan Baterai 21 Hari dan Fitur Kesehatan Lengkap
-
Wacana Rokok Murah untuk Masyarakat Bawah Dikritik, Ancam Penerimaan Cukai Negara