SuaraCianjur.id- Pertemuan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden dengan Presiden Cina, XI Jinping dalam KTT G20 di Bali, ada pesan yang disampaikan dari Biden kepada Xi Jinping.
Presiden Joe Biden meminta kepada Presiden Xi Jinping, supaya pihaknya bisa melobi Korea Utara untuk tidak lagi atau membatalkan uji coba senjata nuklir.
Presiden Joe Biden bertemu dengan Presiden Xi Jinping selama lebih dari tiga jam. Hal itu dilaksanakan sehari sebelum KTT G20 di Bali dibuka Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini, Selasa (15/11/2022).
Bali menjadi saksi pertemuan pertama kali bagi keduanya, semenjak Joe Biden dilantik menjadi orang nomor satu di negeri Amerika Serikat itu.
Melansir dari Reuters, dalam konferensi pers usai pertemuan mereka berdua Presiden Joe Biden turut menyampaikan, kalau dirinya memperingatkan kepada Xi Jinping jika Amerika Serikat akan melakukan apa yang perlu dilakukannya.
Hal itu demi mempertahankan diri dan sekutu Korea Selatan dan Jepang, kalau Korea Utara masih ngotot melakukan uji coba nuklir.
Joe Biden juga mengatakan, mungkin tanggapan Amerika Serikat lebih tinggi di depan Cina, meskipun tidak ditujukan untuk menentangnya.
Sementara itu menurut penasihat keamanan nasional Joe Biden, Jake Sullivan, menyampaikan sebelum pertemuan itu, Joe Biden akan berbicara kepada Xi Jinping, kalau pengembangan senjata nuklir Korea Utara akan mengarah kepada hadirnya militer AS di wilayah itu. Jangan sampai hal itu terjadi.
"Saya pikir mereka memiliki kewajiban untuk berusaha menjelaskan kepada Korea Utara, bahwa Korut tidak boleh melanjutkan uji coba nuklir,” begitu katanya dikutip dari Reuters.
Baca Juga: Indonesia Disanjung Presiden Dewan Eropa Gelar KTT G20 di Bali Ketika Situasi Dirundung Sulit
Disebutkan kalau negara Korea Utara sudah melakukan peluncuran rudal balistik dengan jumlah yang belum pernah dilakukan sebelumnya, di tahun ini.
Washington sudah memberikan peringatakn sejak lama bahkan dalam berbulan-bulan.
Namun Joe Biden masih belum yakin apakah Beijing bisa memnuhi permintaannya, untuk melobi sekutu lamanya itu atau tidak.
"Sulit untuk menentukan apakah China memiliki kapasitas atau tidak. Saya yakin China tidak menginginkan Korea Utara terlibat dalam cara-cara eskalasi lebih lanjut," ungkap Presiden Joe Biden.
"Kami harus mengambil tindakan tertentu yang akan lebih defensif atas nama kami. Dan itu tidak akan ditujukan terhadap China, tetapi akan mengirimkan pesan yang jelas ke Korea Utara. Kami akan mempertahankan sekutu kami, serta tanah Amerika dan kapasitas Amerika,” jelas Joe Biden.
Uji coba yang memecahkan rekor dilakukan Korea Utara pada tahun ini, termasuk rudal balistik antar benua yang dirancang supaya bisa mencapai daratan Amerika Serikat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok
-
PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG
-
Apa Sunblock yang Bagus? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas
-
KPK Buru Bupati Kuansing dan Sekda, Telusuri Kebocoran Info OTT
-
Dugaan Perselingkuhan yang Keliru, Kronologi Oknum Polres Tapsel Tabrak Honda HR-V di Medan
-
Trafik Media Turun hingga 70 Persen Akibat AI, Ini Kata Akademisi Monash University
-
Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya
-
KPK Lakukan OTT di Kuansing, Diduga Terkait Suap Jabatan Sekda