- Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono, menyatakan Indonesia tidak perlu keluar dari Board of Peace (BOP) meskipun Israel bergabung.
- Keberadaan Indonesia dalam forum BOP dinilai krusial untuk menjaga misi perdamaian serta dukungan terhadap Palestina.
- Keluar dari BOP akan merugikan diplomasi Indonesia dan menghilangkan hak suara serta akses informasi strategis.
Suara.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menegaskan, bahwa Indonesia tidak perlu keluar dari keanggotaan Board of Peace (BOP) menyusul bergabungnya Israel ke dalam organisasi tersebut.
Menurutnya, keberadaan Indonesia di dalam forum itu justru krusial untuk memastikan misi perdamaian dan dukungan terhadap Palestina tetap berjalan.
Dave mempertanyakan pandangan sejumlah pihak yang mendesak Indonesia mundur dari BOP hanya karena kehadiran Israel. Ia menilai langkah keluar dari forum internasional tersebut justru akan merugikan posisi diplomasi Indonesia.
“Kenapa harus keluar?," ujar Dave kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (13/2/2026).
"Kalau kita keluar, ya berarti kita sudah pasti menutup kemungkinan itu (diplomasi). Jadi diplomasi harus terus berjalan,” sambungnya.
Politisi Partai Golkar ini menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memiliki visi dan konsep yang jelas mengenai posisi strategis Indonesia di dalam BOP.
Oleh karena itu, DPR mendukung penuh langkah pemerintah untuk tetap bertahan di forum tersebut demi mencapai target-target perdamaian.
“Presiden Prabowo memiliki timeline ataupun juga konsep yang lebih jelas mengapa kita ada di BOP dan kenapa kita harus tetap ada di sana. Jadi kita support kebijakan pemerintah untuk memastikan fungsi BOP ini benar-benar tercapai,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dave mengungkapkan bahwa dengan tetap berada di dalam BOP, Indonesia justru memiliki keuntungan strategis dalam memantau pergerakan internasional, termasuk langkah-langkah yang diambil oleh Israel. Jika Indonesia keluar, hak suara dan akses informasi akan hilang.
Baca Juga: Ada Kunjungan Presiden Prabowo ke SPPG Polri, Pasar Palmerah Ditutup Sementara
“Justru lebih jelas gitu (jika tetap bergabung). Kalau kita keluar, malah kita tidak punya hak suara, kita tidak mengetahui pergerakan. Justru dengan di sana, kita bisa lebih memahami dan bisa lebih bersikap untuk mencapai target-target tersebut,” tegasnya.
Terkait kekhawatiran mengenai perubahan sikap negara, Dave menjamin bahwa bergabungnya Israel di forum yang sama tidak akan mengubah posisi diplomasi Indonesia.
Ia menegaskan komitmen Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina tetap menjadi prioritas utama.
“Saat ini kita tetap membela dan mendukung penuh kemerdekaan rakyat Palestina,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ada Kunjungan Presiden Prabowo ke SPPG Polri, Pasar Palmerah Ditutup Sementara
-
Geger Surat Misterius dari MSCI: Apakah Ini yang Bikin Presiden Prabowo 'Marah' pada Bursa Efek?
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi
-
Polemik Adies Kadir Memanas: Apakah MKMK 'Mengambil Alih' Keputusan DPR?
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Bikin Ngeri! Motor 'Nyelip' di Kolong Bus Transjakarta Flyover Cijantung, Ternyata Ini Pemicunya
-
Pemprov DKI Jakarta Siapkan 661 Bus untuk Mudik Gratis 2026
-
Tinjau SPPG Polri di Palmerah, Prabowo Tengok Menu Selat Solo hingga Kolam Patin dan Lele
-
Ada Kunjungan Presiden Prabowo ke SPPG Polri, Pasar Palmerah Ditutup Sementara
-
Prabowo Terima Delegasi Pakistan, Bahas Investasi hingga Kerja Sama Pertahanan
-
Waspada Copet 'Necis' di Blok M Hub, MRT Jakarta Perketat Pengamanan
-
RSCM Pastikan Pasien Tetap Dilayani Meski Status BPJS PBI Nonaktif
-
Kunjungi Borobudur, Wamensos Agus Ajak Warga Lebih Mandiri Lewat Pelatihan Kerajinan Eceng Gondok
-
Wamensos Agus Jabo Tinjau Pembangunan Rumah Sejahtera Terpadu di Magelang
-
Ada Truk 'Lumpuh', Arus Lalu Lintas di Brigjend Katamso Jakarta Barat Semrawut Pagi Ini