SuaraCianjur.id - Terdakwa pembunuhan pernah ngobrol bareng bersama dengan artis Nikita Willy.
Ferdy Sambo dan Nikita Willy pernah membahas soal bahaya Narkoba. Tak hanya Ferdy Sambo, kala itu Nikita juga bersama petinggi Polri lainnya.
Selain Ferdy Sambo ada juga Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono dan juga Irjen Pol Argo Yuwono.
"Kemarin saya ditemani Mama @yorafebrina dan pengacara kami Bapak @dennylatief datang ke Mabes Polri untuk menghadap Wakapolri Bapak Komjen Gatot Eddy Pramono," tulis Nikita dalam akun Instagram-nya @nikitawillyofficial9 seperti dikutip Mamagini pada Jumat (18/11/2022).
Nikita sebagai Duta Anti Narkoba, ditugaskan untuk campaign ke berbagai kampus, tentang bahaya narkoba kepada generasi milenial.
"Membahas tentang lifestyle anak muda sekarang dan bahaya narkoba di kehidupan anak muda terutama selebriti, beliau mempercayakan saya menjadi duta anti narkoba Indonesia dan menugaskan saya untuk campaign ke kampus-kampus," lanjutnya.
Postingan Nikita itu pun menjadi sorotan Netizen. Ada ratusan ribu warga yang berkomentar dan menyukai postingan tersebut.
Mereka julid dengan keberadaan Ferdy Sambo yang turut berfoto bersama Nikita Willy dan petinggi Polri lainya.
"Eh ada Sambo," imbuh netizen lain.
Baca Juga: Profil Locomotive Tbilisi, Klub Georgia yang Ingin Jajal Kekuatan PSIS Semarang
"Pak Sambo kelihatan baik," tutur netizen lain.
"Lagi scroll-scroll IG-nya Kak Nikita Willy karena mau lihat foto-foto Kak Nikita Willy pas lagi traveling. Eh nggak sengaja lihat foto ini, ternyata pernah foto sama Pak Sambo," tambah netizen lain.
Diketahui unggahan tersebut diposting pada 2020 lalu. Nikita diminta untuk jadi duta anti narkoba Indonesia.
Melansir suara.com, Nikita miliki tugas untuk memerangi narkoba khususnya bagi kaum muda di Indonesia.
"Tertantang iya. Karena ini adalah tugas dan tanggung jawab besar buat aku untuk memerangi narkoba di anak muda seperti zaman sekarang," kata Nikita Willy.
Nikita juga pernah mengungkapkan tawaran menjadai duta anti narkoba, ditawarkan oleh Wakapolri, saat menjabat Kapolda Metro Jaya.
Berita Terkait
-
Dari 'Bisik-bisik' Polisi Kombes, Pengacara Brigadir J Duga Sambo Cs Pengguna Narkoba: Kalau Kita Buka Kasihan Masa Depannya
-
Lagi-lagi Ngaku Dapat Bocoran Intelejen, Kamaruddin Simanjuntak Curiga Sambo Cs Pakai Narkoba Sebelum Jalani Sidang
-
Dituduh Temperamental dan Kepribadian Ganda, Brigadir J Malah Diduga Berkali-kali Jadi Korban Kejahatan Seksual
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar
-
Viral 'Cium Lutut' ke Dedi Mulyadi, 5 Fakta Krisantus Kurniawan, Politisi PDIP dan Harta Kekayaannya