/
Sabtu, 19 November 2022 | 15:20 WIB
Pendaki Gunung Agung yang sempat hilang ditemukan pada Selasa 5 Oktober 2021

SuaraCianjur.id - Saat ada pujawali Purnama Kelima, seorang bule berkewarganegaraan Amerika Serikat, bernama Kevin Henderson (51) tewas, di Gunung Agung, Bali. Ia pun tewas terpeleset di lereng gunung. 

Saat bule tersebut mendaki, tengah ada kegiatan pujawali Purnama Kelima di Pura Pasar Agung Giri Tohlangkir, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Karangasem.

Pujawali merupakan peringatan hari lahirnya sebuah tempat suci umat Hindu. Dengan adanya upacara keagamaan ini, maka setiap pura yang tersebar di Bali memiliki hari yang ditetapkan sebagai hari suci untuk piodalan ataupun pujawali.

Pihak pengurus Pos Tiket Pendakian Gunung Agung di Pura Pengubengan, menyebut mereka sudah melarang wisatawan tersebut untuk melakukan pendakian. 

Larangan pendakian, diterapkan di seluruh jalur pendakian Gunung Agung. Larangan ini pun telah diberlakukan untuk mempertahankan kesucian Gunung Agung dan Pura tersebut.

"Imbauan itu berlaku untuk semua lingkar gunung, karena Pasar Agung adalah Gunung Agung secara keseluruhan bukan hanya di Sebudi saja,” kata Humas Pura Pasar Agung Giri Tohlangkir, I Wayan Suara Arsana, Sabtu (19/11/2022).

Ia mengatakan Gunung Agung selain merupakan gunung tertinggi di Bali, Gunung Agung juga sangat disucikan oleh masyarakat Bali. 

Karena itupun, selama Ida Bhatara Nyejer atau kegiatan adat Bali tersebut, lebih baik aktivitas pendakian ke puncak Gunung Agung ditunda dulu.

Gunung agung (sumber: ANTARA FOTO/Nengah Wardhana)

“Tetapi kita tidak bisa melarang, oleh karena itu kembali kepada kesadaran umat masing-masing,” jelas dia. 

Baca Juga: Bangunan di Kantor Kejari Medan Roboh, Bobby Nasution Minta Pemborong Kembalikan Dana

Sementara itu, petugas terkait pun langsung melakukan evakuasi terhadap jasad bule tersebut. 

Wakil Ketua Pos Tiket Pendakian Gunung Agung di Pura Pengubengan, I Ketut Winarta menuturkan, bule tersebut mendaki ke Gunung Agung dengan gunakan jalur Pura Pengubengan, Besakih, pada Kamis (17/11/2022) malam. 

Bule terseut tak seorang diri, dia dampingi seorang pemandu lokal. Pagi harinya, Jumat (18/11/2022), bule tersebut menuruni lereng gunung. Namun ia terpleset hingga terjatuh. 

Mendapat informasi adanya wisatawan yang kecelakaan, pihak pengurus dan tim SAR bersama para relawan langsung lakukan pendakian untuk penyelamatan.

Saat ditemukan pertama kali, korban dalam keadaan hidup dan bisa berkomunikasi. 

Namun entah apa yang terjadi korban tiba-tiba tak sadarkan diri dan meninggal dunia. 

Load More