/
Minggu, 20 November 2022 | 07:00 WIB
Suara.com/Yosea Arga Pramudita

SuaraCianjur.id - Sudah 10 hari kasus kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat, belum juga terungkap. 

Berbagai upaya penyelidikan pun dilakukan tim gabungan pihak kepolisian, dari Pores Metro Jakarta Barat dan Polda Metro Jaya.

Polisi beberapa kali lakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), untuk mengungkap kasus ini.

Enam ahli diberbagai bidang juga turut dilibatkan kepolisian mengungkap kasus kematian satu keluarga ini. 

Polisi juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi, yang meliputi tetangga sampai dengan keluarga terdekat para jasad tersebut. 

Kasus ini pun sampai dikaitkan dengan aliran sesat atau sebuah sekte. Namun adanya dugaan tersebut baru sebatas dugaan.

Salah satunya ada yang menduga kematian satu keluarga tersebut dikaitakan dengan sekte Apokaliptik. Sekte Apokaliptik merupakan sekte yang mempercayai soal akhir dunia. 

Ada juga yang mengkaitkan dengan ritual Santhara. Dimana ritual tersebut mengharuskan seseorang atau kelompok berpuasa 30 sampai 35 hari dengan tidak makan dan minum hingga meninggal dunia.

Dengan ritual tersebut, sebagian orang yang mempercayainya untuk mempersiapkan diri menuju kematian. 

Baca Juga: Kacau! Seorang PNS Di Asahan Terciduk Curi Ternak Warga Gegara Anak Kambing Ribut Kehilangan Emaknya

RItual ini pun pernah viral dan menjadi pemberitaan media internasional saat terjadi di India. Kasusnya sendiri dikenal dengan sebutan Burari Death. Saat itu satu keluarga ditemukan tewas tak bernyawa karena menganut ritual ini. 

Namun sampai sekarang seluruh dugaan belum mendapat titik terang yang bisa membongkar motif kematian satu keluarga tersebut. 

Kesimpulan sementara dari pihak kepolisian yakni berdasarakan pemeriksaan terhadap keempat jasad satu keluarga itu, tidak didapati makanan dan minuman di tubuh setiap jasad. 

Motif Kematian 4 Anggota Keluarga di Kalideres Terungkap, Tim Forensik RS Polri Beberkan Penyebabnya (sumber: Suara.com/Yaumal)

“Jadi bisa diduga berdasarkan pemeriksaan dari dokter bahwa mayat ini tidak ada makan dan minum cukup lama, karena dari otot-ototnya sudah mengecil,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pasma Royce seperti dikutip dari suara.com pada Sabtu (19/11/2022).

Untuk diketahui, warga di Komplek Citra Garden, digegerkan denan ditemukannya empat orang tewas dalam satu rumah yang berada di Blok AC5/7, Kalideres, Jakarta Barat, pada 10 November 2022. 

Jasad keempatnya ditemukan oleh Ketua RT, yang saat itu menemani petugas PLN untuk lakukan pemutusan listrik, di rumah tersebut. 

Sesaat sebelum ditemukan, bau busuk tercium disekitaran rumah berlantai dua tersebut. 

Ketua RT pun langsung melaporkan temuan empat jasad tersebut kepada pihak kepolisian. Polisi pun langsung medatangi lokasi rumah tersebut dan lakukan olah tempat kejadian serta mengevakuasi empat jasad tersebut.

Adapun keempat jasad tersebut masing-masing bernama Rudyanto Gunawan (71), Margaret (58), anaknya Dian (40) dan Budianto (59) adik Rudianto dan Margaret. (*)

sumber : suara.com

Tag

Load More