SuaraCianjur.id - Dua bocah perempuan yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD), menjadi korban seorang predator seks.
Pelaku melakukan aksinya dengan melakukan pelecehan terhadap dua korban tersebut.
Aksi predator ini terjadi di Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kejadian pelecehan seksual tersebut terjadi dihari yang sama yakni pada Jumat 18 November 2022.
Kasus ini pun menjadi viral karena tersebar di media sosial. Salah satunya di posting oleh akun Instagram @merekamjakarta.
Diakun tersebut, terdapat rekaman cctv warga yang merekam pelaku predator seks tersebut, saat melakukan pelecehan terhadap dua korban.
“PREDATOR SEKSUAL BERAKSI DI CIPETE UTARA, DUA SISWI SD JADI KORBAN DI HARI YANG SAMA,” tulis akun tersebut, yang dilihat pada Minggu (20/11/2022).
Dalam keterangannya, ditulisakan kronologis aksi predator seks tersebut pelaku beraksi di Jalan Damai RT 05 RW 02, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat (18/11/2022).
Korban merupakan dua siswa Sekolah Dasar (SD) yang sedang menuju pulang ke rumah.
Pelaku seorang pria bersweater hitam, bercelana pendek hitam, dan sandal merek Champion. Pelaku melecehkan korban di sebuah gang dekat rumahnya.
“Pelaku sempat menarik dan membekap mulut korban dari belakang. Korban pun sempat melawan dengan menggigit tangan pelaku,” tulisnya lagi.
Pelaku lalu memukul wajah korban. Salah satu korban sempat mengejar tetapi pelaku berhasil kabur.
Postingan tersebut pun merespon komentar warga net. Beberapa dari mereka geram dengan aksi pelecehan yang dilakukan pelaku predator seks tersebut.
“Klo gak ketangkep sih parah banget.. kenapa pelakunya segala di sensor juga,” komentar warga net.
“Dibunuh aja itu klo ketangkep,” tulis warga net lainnya.
Ada juga yang memuji korban yang berani melawan saat pelaku melakukan pelecehan terhadapnya.
“Keren adeknya berani ngejar, alhamdulillahnya pelaku ga bawa sajam. Semoga adek2 kita selalu di lindungi Allah SWT,” tulis warga net.
Polisi pun langsung turun tangan dalam kasus ini. Dalam hal ini Polsek Metro Kebayoran Baru, tengah lakukan penyelidikan akan kasus tersebut.
Polisi juga sudah mendatangi lokasi kejadian dan bertemu dengan masing-masing orang tua dari para korban.
“Kemarin sore begitu kami menerima infomasi, piket Reskrim Pimpinan Iptu Supardi dan Bhabinkamtibmas Cipete Utara langsung menuju TKP dan berkoordinasi dengan orang tua korban, kepala sekolah dan guru di kantor Kelurahan Cipete Utara," kata Kapolsek Metro Kebayoran Baru Kompol Donni Bagus Wibisono ketika dikonfirmasi Suara.com.
"Kami sudah mengarahkan kepada para Korban untuk melaporkan di PPA Polres Metro Jakarta Selatan," ujarnya. (*)
Artikel ini telah tayang di suarajakarta.id, dengan judul : Jadi Korban Kekerasan Seksual, Siswi SD di Kebayoran Baru Berusaha Melawan: Gigit hingga Pukul Pelaku!
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Bye Komedo hingga Bruntusan! Ini 4 Clay Mask Kandungan Glycolic Acid
-
Kasus Pelecehan Guru SLB di Jogja Naik Penyidikan, Polisi Segera Panggil Terlapor
-
KPK Telusuri Pola Fee Proyek PUPR Madiun, Maidi Diduga Terima Imbalan hingga 10 Persen
-
Menemukan Ketenangan dalam Islam Usai Pensiun, Cerita Bek Nyentrik Abel Xavier yang Mualaf
-
532 Ribu Tiket Kereta Lebaran Ludes Terjual, KAI Daop 1 Ingatkan Sisa Kursi Menipis
-
Bongkar Sindikat SMS Blast e-Tilang Palsu, Bareskrim: Dikendalikan WN China
-
Ikhlas yang Sunyi
-
PDIP Soroti "Rasa Keadilan" Dunia Pendidikan: Pegawai MBG Jadi PPPK, Guru-Dosen Masih Terabaikan
-
5 Fakta Kasus Satpam Perkosa Siswi SMP di Tuban: Kenalan Lewat Telegram, Disetubuhi di Kos!
-
Hantam Jalan Berlubang di Tanjung Priok, Pengendara Motor Tewas Terserempet Truk