SuaraCianjur.id- Raffi Ahmad memboyong keluarganya terbang ke Qatar untuk menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2022. Dia tak ingin ketinggalan untuk menyaksikan pesta sepka bola empat tahunan itu secara langsung.
Raffi Ahmad turut mebawa Rafathar Malik Ahmad untuk menyaksikan tim kesayangannya secara langsung di tribun stadion.
Mereka menonton jadwal pertandingan Timnas Inggris vs Iran. Namun ada pengalamnyang membuatnya nyesek ketika masuk ke dalam stadion. Ia harus merelakan parfum dan deodoran mahalnya ditahan oleh pihak keamanan stadion.
Kedua benda yang dibawa oleh Raffi Ahmad tak boleh dibawa masuk. Raffi Ahmad menceritakan sebuah hal yang membuatnya harus menepok jidat dalam sebuah acara televise swasta.
Raffi Ahmad bersama Rafathar yang hendak menonton pertandingan Inggris melawan Iran, terpaksa harus merelakan parfum dan deodorant dengan harga yang mahal itu ditahan.
"Duh tapi parfum gue ditahan inih mana mahal harganya Rp5 juta," ungkap Raffi Ahmad, dikutip dari acara televisi, Senin (21/11) kemarin.
Raffi menceritakan kalau benda tersebut tidak boleh masuk ke dalam stadion.
Raffi Ahmad mengungkapkan harga tiket yang sangat mahal. Raffi Ahmad yang turut membawa anaknya Rafathar itu harus rela mengeluarkan uang sebesar Rp3,5 juta untuk satu kursi, dengan jarak yang cukup jauh.
Untuk harga kursi VVIP paling mahal dalam Piala Dunuia 2022 Rp50 juta per kursi.
Baca Juga: Final Piala Dunia 2022: Jadwal Hingga Live Streaming Pertandingan Puncak World Cup Qatar
Raffi Ahmad dan Rafathar Malik Ahmad disebutkan juga sudah booking kursi VVIP, untuk mneyaksikan pertandingan selanjutnya.
"Hari ini gue yang biasa, besok udah booking yang VVIP," kata Raffi Ahmad.
Raffi Ahmad bahkan mengaku sedang mencari akses, agar dirinya bisa bertemu dengan Lionel Messi. Dia ingin mengajak Rafathar untuk bertemu dengan pemain bintang dunia dari Argentina itu.
Bahkan demi membahagaikan anaknya, itu Raffi bertekda untuk memboyong Rafathar ke hotel tempat menginap timnas Argentina, demi bertemu dengan Messi.
"Nanti mau ke hotel tempat Lionel Messi," ungkap Raffi.
Momen keseruan antara Raffi Ahmad, Rafatar dan Merry turut dibagikan dalam postingan Instagramnya. Tampak ketiganya berfoto dengan latar belakang pertandingan Inggris saat menghadapi Iran.
Mereka puas karena tim yang dijagokannya meraih kemenangan dengan skor 6-2.
“Woy senang coy, menang (inggris) kita kabur duluan aja yah masih ada lima menitan lagi ini masih rame,” kata Raffi dalam story Instagramnya. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Ramadan Ramah Anak di Masjid Sunda Kelapa: Cara Seru Tanamkan Cinta Masjid Sejak Dini
-
Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Diprediksi Naik Dua Kali Lipat!
-
FIFA Siapkan Skenario Pengganti Tercepat Jika Timnas Iran Absen di Piala Dunia 2026
-
Presenter Sepakbola Richard Keys Mendadak Berhenti Siaran Saat AS Membombardir Iran
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Prediksi Nasib Timnas Iran di Piala Dunia 2026 Usai Serangan Amerika Serikat
-
Gamis Kebanggaan Mertua Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Gimana Modelnya?
-
Rudal Israel Hantam Iran, Nasib Tragis Eks Barcelona Terjebak di Pesawat Saat Teheran Membara
-
Baju Lebaran Cheongsam versi Muslimah Ramai di Pasaran, Perpaduan Ramadan dan Imlek
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu