SuaraCianjur.id- Seorang wanita lanjut usia (lansia) menjadi korban dalam Gempa Cianjur yang terjadi pada hari Senin (21/11) kemarin dengan kekuatan guncangan M 5,6.
Dalam kejadian tersebut tampak seorang nenek badannya terkuburu setengah di tengah reruntuhan bangunan yang roboh.
Kisah pilu ini turut dibagikan oleh akun Instagram Divisi Humas Polri. Tampak kalau nenek tersebut berusaha untuk menahan rasa sakitnya, karena bagian perut sampai kakinya terkubur dalam reruntuhan.
Akhir nenek tersebut bisa diselamatkan oleh warga dan Tim SAR petugas kepolisian. Usai diangkut dari bangunan runtuh itu, nenek tersebut langsung dievakuasi keluar dari tanah dan diangkut oleh anggota Polisi.
Badannya terkubur setengah, namun kepalanya masih selamat dari runtuhan bangunan. Belum tahu cedera apa ayng ldiderita oleh nenek tersebut.
“Seorang wanita lansia harus menjadi korban dari bencana alam gempa bumi yang terjadi di wilayah Kab. Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11). Nenek tersebut tertimpa material bangunan akiba gempa bumi, dengan sigap personel Polri membantu evakuasi nenek tersebut,” tulis keterangan Instagram Divisi Humas Polri.
“Beruntung sang nenek dapat terselamatkan dan dibawa ke pelayanan kesehatan darurat untuk mendapatkan penanganan medis,” lanjut keterangan tersebut.
Banyak publik yang melihat tayangan itu bersykur atas kerja cepat dari tim penyelamat untuk membantu sang nenek keluar dari runtuhan bangunan.
“Ya Allah, makasih Pak Polisi,” kata akun Santi***.
Banyak publik yang mendoakan agar nenek tersebut cepat kembali pulih dan dalam keadaan sehat.
“Semoga sehat yahh ibu,” ucap akaun Dadang***.
Bantuan Bangun Rumah Roboh
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) memberikan bantuan kepada para warga korban Gempa Cianjur.
Bantuan yang diberikan Jokowi tersebut, berbeda-beda. Tidak seluruh warga mendapat bantuan yang sama dari Jokowi.
Presiden Jokowi mengatakan kalau pemerintah memberikan bantuan bagi warga, yang rumahnya rusak akibat gempa bumi.
Bantuan tersebut terdiri dari Rp 50 juta untuk rumah rusak berat, Rp 25 juta untuk rumah rusak sedang dan Rp 10 juta untuk rumah rusak ringan.
“Namun yang terpenting, pembangunan rumah yang terkena dampak gempa ini, diwajibkan untuk memakai standar bangunan yang anti gempa oleh Menteri PUPR,” kata Jokowi, saat ke lokasi gempa di Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (22/11/2022).
Jokowi pun meminta, bangunan rumah warga nantinya akan dibangun dengan konsep rumah tahan gempa.
Hal itu berdasarkan hasil kordinasi dengan BMKG, yang menyebutkan jika gempa bumi yang terjadi di Cianjur, merupakan gempa bumi yang miliki periode per-20 tahun. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi
-
Prediksi Superkomputer: Ini 8 Tim yang Bakal Lolos Lewat Jalur Peringkat 3 Terbaik Piala Dunia 2026
-
The Apurva Kempinski Bali Angkat Isu Regenerasi dan Keberlanjutan
-
Kok Bisa ESDM Seenaknya Stop Sementara Ekspor Batu Bara, Ini Alasannya
-
Korea Selatan Terancam Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Legenda Manchester United Buka Suara
-
Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Siap-siap HGBT Murah, ESDM Mau Revisi Aturan
-
Aritmia Hening
-
Emiten PGEO Andalkan ESG untuk Jaring Investor
-
Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi