SuaraCianjur.id- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil secara tegas meminta kepada semua masyarakat yang sedang berada di sekitar lokasi bencana Gempa Cianjur untuk tidak menjadikan lokasi sebagai ‘wisata’
Kebiasaan ini kerap terjadi dan dilakukan oleh banyak orang, ketika bencana alam terjadi. Masyarakat yang tidak memiliki kepentingan, diminta untuk tidak menjadikan tontonan ketika para tim penyelamat sedang bekerja melakukan evakuasi.
“Kepada warga yang tidak berkepentingan mohon tidak menjadikan lokasi kebencanaan sebagai tontonan. Biarakn para ahli dan relawan yang ditunjuk bekerja secapatnya,”tegas Rindwan Kamil, Selasa (22/11/2022).
Ridwan Kamil atau yang akrab disapa Kang Emil menyatakan kalau pihak pemerintah senantiasa akan berada di samping warga dan korban bencana Gempa Cianjur.
Warga diminta tetap waspada dengan situasi dan kondisi yang tidak pernah bisa diprediksi.
“Gempa susulan walaupun keci kita tidak tahu seperti apa, jadi warga tetap waspada karena hal tersebut mungkin masih potensi terjadi di jam-jam dan hari-hari berikut,’ ungkap Ridwan Kamil.
Ridwan Kamil juga mengatakan kalau rencananya Presiden Joko Widodo (Jokowi) kana hadir untuk meninjau langsung.
“Presiden mungkin akan hadir. Intinya negara hadir kepada masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) turut mengimbau kepada semua masyarakat khususnya bagi warga Cianjur, agar tetap waspada terhadap bencana lanjutan, seperti tanah longsor dan banjir bandang.
Baca Juga: Harga Tiket Piala Dunia Qatar 2022, Lengkap dengan Cara Belinya
Seperti yang diketahui, kalau gempa mengguncang Cianjur dengan kekuatan Magnitudo 5,6, di hari Senin (21/11) kemarin.
Tentu saja imbauan ini berlaku juga untuk warga yang tinggal di lereng perbukitan dan lembah serta bantara sungai.
Menurut Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, lereng bukti memiliki potensi besar untuk rapuh usai diguncang gempa kemarin. Termasuk intensitas hujan ayng tinggi harus diwaspadai.
"Lereng-lereng yang rapuh ini ditambah hujan deras dapat memicu terjadinya longsor dan banjir bandang dengan membawa material runtuhan lereng,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Selasa (22/11/2022).
“Jadi masyarakat dan pemerintah setempat juga perlu mewaspadai adanya kolateral hazard atau bahaya ikutan usai gempa kemarin," tambahnya. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
5 Rekomendasi Isi Hampers Low Budget, Mulai dari Rp20 Ribuan Saja
-
IWD 2026: Yayasan IPAS Perkuat Layanan bagi Penyintas Kekerasan Gender
-
Permata Bank Raup Laba Rp3,6 Triliun, Segini Bocoran Dividen
-
Iran Serukan Perlawanan Total: Blokir Selat Hormuz, Siap Harga Minyak Tembus USD 200
-
KPop Demon Hunters 2 Segera Tiba, Netflix Resmi Umumkan Rencana Produksi
-
Rismon Sianipar Minta Maaf Soal Ijazah Jokowi, Gibran: Ramadan Bulan Baik untuk Memaafkan
-
Viral Artis Jual Preloved Sampai Celana Dalam Anak dan Handuk Bekas, Siapa?
-
Jelang Lebaran, Bank Mandiri Siapkan Mudik Gratis ke 80 Kota
-
Kapal Tanker Meledak Kena Serangan Iran, Harga Minyak Kembali 'Mendidih'
-
Kasus Narkotika, Ammar Zoni Dituntut 9 Tahun Penjara