/
Rabu, 23 November 2022 | 05:27 WIB
Ki Joko Bodo meninggal karena darah tinggi (Sumarni/Suara.com)

SuaraCianjur.id - Mantan paranormal kondang Ki Joko Bodo diberitakan telah meninggal pada Selasa, 22 November 2022.

Ki Joko Bodo yang memiliki nama asli Agus Yulianto diketahui tutup usia di usia 57 tahun.

Menurut anaknya, Ki Joko Meninggal karena mengalami beberapa komplikasi dari penyakit yang dideritanya.

Salah satu yang menjadi penyebab utama meninggalnya Ki Joko Bodo adalah Hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Hipertensi memang merupakan salah satu penyebab berbagai macam komplikasi kesehatan yang membahayakan nyawa penderitanya.

Penjelasan singkat tentang penyakit Hipertensi

Penjelasan tentang tekanan darah tinggi atau hipertensi (sumber: Freepik)

Seseorang bisa dikatakan mengidap hipertensi jika ada penyempitan pembuluh darah pada arteri.

Sehingga, jantung yang memompa darah secara terus-terusan akan memberikan tekanan pada arteri yang sempit tersebut.

Hipertensi yang dibiarkan secara terus-menerus mampu menyebabkan peningkatan resiko terjadinya penyakit jantung, stroke, hingga kematian.

Cara untuk mengetahui seseorang mengidap hipertensi tidak bisa dilakukan secara sembarang.

Baca Juga: Lesti Kejora Doakan Keluarga yang Jadi Korban Gempa Cianjur

Hipertensi dapat diketahui melalui pemeriksaan rutin atau saat penderita mengalami beberapa gejala awal yang dirasakannya.

Cara Untuk mencegah Hipertensi atau darah tinggi

Perhatikan cara untuk mencegah tekanan darah tinggi atau hipertensi (sumber: Freepik)

Gaya hidup yang baik dan benar secara signifikan dapat menurunkan potensi munculnya hipertensi

Berikut ini beberapa tips dan cara untuk mencegah hipertensi.

1. Menurunkan berat badan

Menurunkan berat badan diketahui merupakan salah satu cara yang paling efektif menurunkan tekanan darah tinggi.

Tidak dipelukan penurunan berat badan yang signifikan, hanya dengan 4 kilogram saja yang turun sudah bisa membuat tekanan darah tinggi jadi normal.

Load More