SuaraCianjur.id- Warga yang ttinggal di wilayah Desa Mangunkerta, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, masih membutuhkan banyak bantuan logistik.
Bantuan yang dibutuhkan yakni makanan, obat-obatan hingga kebutuhan lainnya termasuk bagi kebutuhan anak-anak.
“Warga yang ada di Desa Mangunkerta berjumlah ada 56 KK dari empat RW yang ada di desa ini, merak masih membutuhkan bantuan logistik,” kata warga setempat Dika Dzikriawa kepada cianjur.suara.com, Rabu (23/11/2022).
Warga yang mendirikan posko pengungsian di Desa Mangunkerta membutuhkan seperti Tenda Pleton untuk tinggal sementara, karena masih trauma dengan guncangan gempa yang terjadi pada hari Senin (21/11) kemarin.
“Warga butuh beberapa Tenda Pleton sebagai tempat tinggal sementara karena masih trauma, semalam saja masih ada gempa susulan,” ugkap Dika.
Bagi warga yang paling utama adalah bantuan maknana dan kebutuhan bagi anak-anak dan wanita.
“Banyak yang dibutuhkan terutama untuk konsumsi makanan seperti sembako, air mineral. Termasuk kebutuhan pempers buat anak-anak, susu ada juga pembalut,” kata dia.
Tak hanya itu warga desa juga membutuhkan akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
“Termasuk air bersih juga masih terbatas, kan banyak warga yang mau wudhu terus mau masak dan lainnya itu juga kekurangan,” jelas Dika.
Baca Juga: Cerita Jurnalis yang Melakukan Peliputan Gempa Bumi di Cianjur
Termasuk dengan kebutuhan dapur umum dan toilet darurat, yang mereka butuhkan saat ini.
“Sebetulnya kalau ada bantuan buat Toilet Darurat bisa disebar perkecamatan tapi pasti bakal banyak kan, makanya warga masih butuh air bersih, karena memang kesulitan air bersih, termasuk dapur umum juga masih banyak yang kurang,” ungkap Dika.
Mereka terpaksa mendirikan posko dekat rumahnya dengan berbagai alasan. Termasuk kapasitas posko yang didirikan oleh pemerintah di lapangan Cariu, Kecamatan Cugenang sudah penuh.
Kendati demikian sudah ada beberapa tenda relawan yang mendekat ke warga Desa Mangunkerta untuk membantu kebutuhan mereka yang masih kurang.
“Tapi sekarang sudah ada beberapa tenda dari relawan yang berdiri disekitar warga di sini,” jelasnya.
Seperti yang diketahui Cianjur pada hari Senin (21/11) kemarin diguncang oleh gempa bumi berkekuatan 5,6 magnitudo, hingga menimbulkan dampak yang luar biasa.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat
-
Isuzu Kantongi Pesanan 354 unit Kendaraan Niaga Selama GIICOMVEC 2026
-
Physical vs Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Aman untuk Bumil? Cek 5 Rekomendasinya
-
River Ranger Jakarta Pilih Tersesat di Pedalaman Demi Solusi Warga, Kenapa?
-
Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan
-
Bukan Cuma Bangun Rumah, Strategi KPR BRI Ini Ternyata Hidupkan UMKM di Daerah
-
DKZ Akhiri Aktivitas Grup, Member Lanjutkan Karir secara Individu
-
Menepis Hoaks Izin Lintas Udara: Strategi Cerdik Prabowo Mengunci AS, Rusia, dan China
-
Misteri Sayatan di Gedangsewu: Nenek S Tewas Bersimbah Darah Usai Sembuh dari Tipes
-
5 Fakta Bahlil Borong Minyak Rusia untuk Indonesia, Sinyal Harga BBM Turun?