SuaraCianjur.id- Gempa Cianjur banyak menelan korban jiwa dengan guncangan 5,6 magnitudo membuat dampak bagnunan rumah yang roboh hingga terjadi longsor.
Banyaknya korban meninggal dunia akibat Gempa Cianjur, membawa duka bagi semua waga.
Namun kebanyaka mereka yang meninggal karena tertimpa material bangunan dan juga longsor.
Dikatakan Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, korban jiwa yang terjadi di Gempa Cianjur akibat tertimpa bangunan, yang roboh karena tidak dapat menahan guncangan.
"Sebenarnya gempa tidak membunuh dan melukai. Justru bangunanlah yang membunuh dan melukai manusia," kata dia dikutip dari lama resmi bmkg.go.id, Rabu (23/11/2022).
Warga diminta untuk menjauh dari bangunan yang mengalami keretakan dan rusak, khawatir kalau penyangga yang menopang bangunan tersebut tidak kuat dan seketika ambruk, saat terjadi gempa susulan.
Tak hanya itu bagi warga yang bermukim di sekitara daerah lereng perbukitan dan lembah termasuk di sekitar bantaran sungai, untuk turut waspada dan pasang mata, karena adanya potensi bencana susulan, seperti longsor atau banjir bandang.
Tak menutup kemungkinan kalau lereng-lerang yang berada di wilayah CIanjur turut mengalami retak, pasca diguncang gempa 5,6 magnitudo di hari Senin (21/11) kemarin. Termasuk intensitas curah hujan yang tinggi yang mempengaruhi hal itu terjadi.
"Lereng-lereng yang rapuh ini ditambah hujan deras, dapat memicu terjadinya longsor dan banjir bandang dengan membawa material runtuhan lereng,” jelasnya.
“Jadi masyarakat dan pemerintah setempat juga perlu mewaspadai adanya kolateral hazard atau bahaya ikutan usai gempa kemarin," tambah Dwikorita.
Dwikorita juga menyarankan untuk tidak memaksakan diri pulang ke rumah, kalau bangunannya dalam kondisi yang sudah rusak dan retak.
"Untuk sementara jangan memaksakan kembali ke rumah jika bangunannya rusak atau retak-retak. Apalagi hingga pukul 06.00 WIB Selasa (22/11) kemarin, terjadi 117 kali gempa susulan, dengan tinggi getaran terbesar mencapai 4.2 dan terkecil 1.5 magnitudo," jelas dia.
Warga diminta tetap tenang dan tidak panik. Tapi waspada tetap menjadi hal yang utama. Warga juga diminta untuk tidak mempercayai informasi atau berita yang tidak jelas asalnya, dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Terutama informasi yang berkaitan dengan potensi gempa.
"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan, melalui kanal-kanal komunikasi resmi BMKG," terangnya demikian.
Dwikorita juga mengatakan kalau tim dari BMKG sudah berada di lokasi bencana, bersama BPBD Kota Cianjur. Pihaknya melakukan sosialisasi dan menenangkan masyarakat yang menajdi korban bencana gempa. (*)
Sumber:BMKG
Tag
Berita Terkait
-
Dengar Tangisan Bayi di Reruntuhan Rumah Korban Gempa, Aksi Heroik Kapolres Cianjur Loncat Gendong Balita
-
Kisah Korban Gempa Bumi di Cianjur, Ibu ini Cari Enam Anaknya yang hilang, Sang Suami Tak Ada kabar Setelah Ikut Mencari
-
Begini Skema Bantuan Bangun Rumah Korban Rusak Gempa Cianjur, Sudah 268 Orang Meninggal Dunia
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol Akhiri Puasa Juara?
-
Budget Rp20 Ribuan? 4 Tone Up Cream Tranexamic Acid Bikin Glowing dan Sehat
-
Bupati Pekalongan Non-Aktif Fadia Arafiq Disidang di Pengadilan Tipikor Semarang Pekan Depan
-
7 Rekomendasi Sunscreen Jepang Terbaik sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
-
Sempat Sebut Febrie Adriansyah Saksi, Kejagung Dikritik Tak Profesional Tangani Kasus Korupsi
-
"Nyaman Bersama Mandiri", Langkah Bank Mandiri Jaga Kenyamanan Nasabah Dari Transaksi Hingga Layanan
-
Tak Melulu Jawa, Film Suanggi: Ilmu Kutukan Siap Teror Bioskop Lewat Horor Indonesia Timur
-
Ada KJ Apa, Netflix Umumkan Jajaran Pemain Serial Myron Bolitar
-
Zulhas Minta Waktu Sebulan ke Prabowo untuk Benahi Tata Kelola MBG
-
Cekcok saat Rapat, 2 Pentolan Golkar Riau Ditantang Duel di Atas Ring Tinju