SuaraCianjur.id – Ratu Roasting Kiky Saputri akui jika dirinya tidak merasa kapok untuk kembali meroasting publik figur.
Sebagaimana diketahui bahwa Kiky Saputri dikenal dengan Ratu Roasting akibat kecerdasannya dalam mengulik fakta-fakta unik seseorang untuk dijadikan sebuah komedi.
Kiky Saputri memang telah terbiasa untuk meroasting publik figur seperti para politikus dan juga dari kalangan artis.
Baru-baru ini, Kiky Saputri sempat menjadi trending topik di media sosial Twitter setelah dirinya dihujat habis-habisan oleh netizen.
Bukan Ratu Roasting apabila dirinya tidak mampu menaklukan siapapun yang keberatan dengan dirinya.
Kiky Saputri seolah berhasil menjadi pawang bagi para haters yang menjelek-jelekan dirinya di media sosial.
Dalam postingan Instagram Story miliknya, Kiky Saputri seolah menginformasikan bahwa dirinya telah ‘menjinakan’ haters dengan cara membagi-bagikan sejumlah uang.
Haters yang awalnya merendahkan dirinya pun sontak langsung memuji dan memuja Kiky Saputri.
Ketika ditanya apakah ada perasaan takut untuk kembali meroasting publik figur? Kiky Saputri menjawab jika dirinya lebih trauma gagal nikah.
Baca Juga: Ngeri, Organ Tubuh, Tulang Sampai Kalung Rosario Ditemukan di Belakang Lab Undana
"Lebih trauma gagal nikah sih," kata Kiky Saputri sambil tertawa.
Menurutnya, orang-orang yang telah diroasting oleh dirinya baik-baik saja. Namun, kebanyakan para fansnya yang banyak tersinggung.
"Ya balik lagi itu tadi ya, ketersinggungan. Orangnya enggak tersinggung, fansnya tersinggung," ujar Kiky Saputri.
Meskidemikian, Kiky Saputri mengaku jika dirinya tidak merasa trauma selama target roastingannya baik-baik saja.
"Enggak bikin trauma sih, selama aku dengan target roasting-nya baik-baik saja,” Tutur Kiky.
Bahkan Kiky Saputri mengaku tidak merasa sungkan untuk meroasting publik figur dari kalangan politikus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026