/
Rabu, 30 November 2022 | 07:30 WIB
Postingan Ridwan Kamil yang mengeluhkan pasokan bantuan jadi ajang konten wisata bencana.

SuaraCianjur.id - Gubernur Jabar Ridwan Kamil, menyentil mereka-mereka yang mengirim bantuan, namun dijadikan ajang wisata. 

Ridwan Kamil pun mengeluhkan adanya tren tersebut di laman media sosial Twitternnya.

“Jangan lakukan wisata bencana atau ingin lihat2. Bantuannya 1 mobil, tapi yg mengantar di belakang bs sampai 6-8 mobil,” cuit Ridwan Kamil, seperti yang dilihat pada Rabu (30/11/2022).

Lanjut Emil, hal tersebut membuat beberapa jalan yang di titik-titik desa zona bencana, menjadi macet dan menyempit jalurnya.

“Inilah salah satu yg bikin jalanan desa di zona bencana yg sempit rata2 4-6 m macet total tiap pagi s.d sore. Blm pada parkir di pinggir jalan yg sdh sempit,” tulisnya.

Dalam unggahannya itu juga, Ridwan Kamil memposting beberapa foto yang memperlihatkan pasokan mobil bantuan dijadikan ajang wisata.

Ridwan Kamil keluhkan pasokab bantuan dijadikan untuk momen membuat konten wisata bencana (sumber:)

Ia juga memperlihatkan kondisi jalanan yang sempit. Serta keluhan kemacetan yang terjadi di Cianjur.

“Semoga dengan hati yang berempati, batin yang bijak dan pikiran yang jernih, himbauan ini bisa dipahami. Hatur Nuhun,” akhir tulisannya.

Postingan Ridwan Kamil ini pun langsung disoroti warga net. Banyak mereka juga yang mengamini apa yang disampaikan Ridwan Kamil.

Baca Juga: Innalillahi, Ayah Ben Kasyafani Meninggal Dunia

“Nah.betul pak @ridwankamil ada baiknya lebih baik dititipkan saja ke komunitas atau kelompok yg memang profesional di bidang seperti relawan bencana.Yg belum punya pengalaman lebih baik coba mendaftarkan diri menjadi relawan ke tim tim yg profesional.Jgn langsung sendiri sendiri,” tulis seorang warga net.

“Malah jadikeun (jadikan) Wisata bencana bukannya tulus membantu malah dijadikeun kontent malah yang aneh itu yang framming bikin narasi negatif tentang Cianjur,” ungkap warga net.

“Yang wisata mau buat konten pastinya pak,,, Susah yah., bukannya di berikan akses yang baik bagi para pemberi bantuan malah di bikin tambah susah, ini yg ngebuat semua akses bantuan jadi susah sampai,” komentar lainnya.(*)

Load More