SuaraCianjur.id - Polda Metro Jaya akhirnya menungkap kasus kematian satu keluarga di kalideres, bukan karena kelaparan atau keracunan, seperti yang duga sebelumnya.
Ada hal lainnya yang jadi penyebab kematian satu keluarga tersebut. Dugaan-dugaan yang disampaikan sebelumnya pun akhirnya dapat ditepis.
"Jadi bukan karena meninggal keracunan, bukan, tidak ditemukan. Kemudian bukan karena adanya kekerasan fisik yang dialami oleh keempat korban tersebut dan juga bukan karena kelaparan, tidak memiliki kemampuan untuk beli makanan, tidak," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan, dilansir dari suarajakarta.id, yang dilihat pada Rabu (30/11/2022).
Ada hal lainnya penyebab kematian empat orang yang merupakan satu keluarga di Kalideres tewas.
Namun begitu, Zulpan enggan berkomentar lebih. Penyebab kematian satu kelaurga tersebut akan disampaikan dengan menunggu hasil investigasi.
Pada kasus ini, polisi melakukan berbagai upaya penyelidikan pun dilakukan tim gabungan pihak kepolisian, dari Pores Metro Jakarta Barat dan Polda Metro Jaya.
Enam ahli diberbagai bidang juga turut dilibatkan kepolisian mengungkap kasus kematian satu keluarga ini.
Kasus ini pun sampai dikaitkan dengan aliran sesat atau sebuah sekte. Namun adanya dugaan tersebut baru sebatas dugaan.
Salah satunya ada yang menduga kematian satu keluarga tersebut dikaitakan dengan sekte Apokaliptik. Sekte Apokaliptik merupakan sekte yang mempercayai soal akhir dunia.
Baca Juga: Innalillahi, Ayah Ben Kasyafani Meninggal Dunia
Ada juga yang mengkaitkan dengan ritual Santhara. Dimana ritual tersebut mengharuskan seseorang atau kelompok berpuasa 30 sampai 35 hari dengan tidak makan dan minum hingga meninggal dunia.
Untuk diketahui, warga di Komplek Citra Garden, digegerkan denan ditemukannya empat orang tewas dalam satu rumah yang berada di Blok AC5/7, Kalideres, Jakarta Barat, pada 10 November 2022.
Jasad keempatnya ditemukan oleh Ketua RT, yang saat itu menemani petugas PLN untuk lakukan pemutusan listrik, di rumah tersebut.
Sesaat sebelum ditemukan, bau busuk tercium disekitaran rumah berlantai dua tersebut.
Ketua RT pun langsung melaporkan temuan empat jasad tersebut kepada pihak kepolisian. Polisi pun langsung medatangi lokasi rumah tersebut dan lakukan olah tempat kejadian serta mengevakuasi empat jasad tersebut.
Adapun keempat jasad tersebut masing-masing bernama Rudyanto Gunawan (71), Margaret (58), anaknya Dian (40) dan Budianto (59) adik Rudianto dan Margaret. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
Terkini
-
Ogah Paksa Mawa Bertahan Usai Ketahuan Nikahi Inara Rusli, Insanul Fahmi Siap Hadiri Sidang Besok
-
Ogah Tua di Jalan, Belasan Ribu Pemudik Banjar Pilih "Kuda Besi" Demi Kejar Jadwal Ngantor
-
Mengapa Film Tabula Rasa Masih Relevan Kita Tonton di Bulan Syawal?
-
Deretan Film Horor Indonesia Tayang Bulan Ini, Ada Danur: The Last Chapter!
-
John Herdman Sudah Ngobrol dengan Pemain Serba Bisa Kelahiran Finlandia Jelang FIFA Series 2026
-
6 Mobil Keluarga Murah untuk Pekerja Gaji Rp3 Juta, 7 Seater dan Irit BBM
-
Pembunuhan Sadis Juru Parkir di Malang: Sama-sama Minum Miras, Pelaku Marah Teman Wanita Digoda!
-
Harga Minyak Dunia Melejit Biaya Mobil Bensin Naik 5 Kali Lipat Dibanding Mobil Listrik
-
Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui
-
Membedah Peran Strategis Ekosistem LinkUMKM BRI dalam Mendukung UMKM Berkembang