SuaraCianjur.id - Polisi memburu pria dan dua wanita yang mengaku Imam Mahdi di Kawarang.
Mereka diburu, karena membuat konten yang diduga berisi tentang provokasi.
“Itu kontennya provokasi,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo, saat dihubungi, Kamis (1/12/2022).
Bahkan polisi sudah mencari ke desa yang diduga menjadi lokasi pembuatan video pernyataan keduanya mengaku sebagai Imam Mahadi, di di Dusun Liosari, Desa Mulyasejati, Kecamatan Ciampel.
Namun setelah ditelusuri desa tersebut, polisi tidak mendapati alamat tersebut.
“Alamatnya itu palsu. Itu kontennya provokasi dan menggunakan alamat palsu," katanya.
Dilansir dari depok.suara.com, viral pasangan lansia mengaku sebagai sebagai Imam Mahdi dan Ratu Adil. Pengakuannya viral setelah diposting di media sosial TikTok oleh pengguna bernama @agungprmana423.
"Ini Imam Mahdi, yang sanggup mengamankan seluruh bencana, dan kalau mencari Imam Mahdi sudah tiba ada di Kutatandingan Karawang," ucap seorang pria dalam video tersebut.
Dalam video juga terlihat spanduk bertulisan 'Kerajaan Ratu Adil Imam Mahdi Republik Kutatandingan Dunia - Jawa Barat' di belakang kedua lansia tersebut. Selain itu ada juga seorang wanita lansia yang memegang bendera.
"Kami selaku Ratu Adil Imam Mahdi Ratu Sunda, saya mengetahui ke seluruh umum yang ada di Jawa Barat khususnya Indonesia, umumnya dunia bahwa yang bernama Ratu Adil Imam Mahdi Ratu Sunda udah ada di Jawa Barat kota tandingan Karawang. Sekarang makanya bencana-bencana bikin merajalela seluruh dunia yang bikin bencana adalah Imam Mahdi, yang bisa mengamankan adalah Imamah semua urusan yang bisa adalah mengamankan imaman percaya syukur enggak percaya dunia akan hancur sekarang udah bukti dengan nyata dengan dunia" kata wanita tua yang mengaku Ratu Adil Imam Mahdi. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana