SuaraCianjur.id - Polisi menunggu adanya rergulasi dari Satgas dalam hal ini Pemda Cianjur, untuk mengeluarkan regulasi untuk menertibkan pengunjung yang membuat lokasi bencana di Cianjur seakan menjadi tempat wisata.
“Kita harus ada regulasinya, jadi kita menunggu dulu dari Satgas dalam ini Pemda (Cianjur),” ungkap Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo, saat dihubungi, Kamis (1/12/2022).
Namun Meski belum ada regulasi akan hal tersebut, pihak kepolisian dalam hal ini Polda Jabar dan Polres Cianjur, terus berupaya memberikan himbauan penertiban terhadap masyarakat yang terus berdatangan ke beberapa titik lokasi bencana di Cianjur, pasca gempa.
“Dilapangan kita selalu beri himbauan ke pada masayrakat untuk tidak berkerumun di titik-titik yang masih rawan bencana,” kata Ibrahim.
Diketahui, beberapa titik di Cianjur kerap dipadati masyarakat yang berdatangan ingin melihat langsung kerusakan yang terjadi akibat gempa berkekuatan magnitudo 5,6.
Hal tersebut membuat arus lalu lintas menjadi macet. Fenomena ini pun sampai menarik perhatian Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy.
Ia mengatakan meminta pihak kepolisian untuk menertibkan pengunjung yang membuat lokasi bencana di Cianjur seakan tempat wisata.
Kehadiran masyarakat tersebut, selain menganggu arus lalu lintas juga dianggap mengganggu tim gabungan yang melakukan evakuasi bencana.
"Dari pihak Polri diminta untuk menertibkan pengunjung, di tempat bencana yang tidak diperlukan, terutama mereka yang menjadikan bencana ini jadi wisata," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (1/12/2022), seperti yang dilansir dari suara.com.
Baca Juga: Lantik 744 wisudawan, ULBI Cetak SDM Unggul
Selain Menteri Koordinator PMK, terjadinya fenomena wisata bencana di Cianjur juga pernah dikeluhkan Gubernur Jabar Ridwan Kamil.
Ridwan Kamil pun mengeluhkan adanya tren tersebut di laman media sosial Twitternnya.
“Jangan lakukan wisata bencana atau ingin lihat2. Bantuannya 1 mobil, tapi yg mengantar di belakang bs sampai 6-8 mobil,” cuit Ridwan Kamil, seperti yang dilihat pada Rabu (30/11/2022).
Lanjut Emil, hal tersebut membuat beberapa jalan yang di titik-titik desa zona bencana, menjadi macet dan menyempit jalurnya.
“Inilah salah satu yg bikin jalanan desa di zona bencana yg sempit rata2 4-6 m macet total tiap pagi s.d sore. Blm pada parkir di pinggir jalan yg sdh sempit,” tulisnya. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Pengunjung Lokasi Gempa Cianjur Ganggu Evakuasi, Menteri PMK Minta Polisi Tindak Tegas
-
Kabar Soal Dokter Gempa Cianjur Ditolak Sebagai Relawan Karena Non Muslim, Dipastikan Hoaks
-
Nyindir Siapa Nih, Ridwan Kamil Keluhkan Pasokan Bantuan Jadi Konten Wisata Bencana : Bantuannya 1 Mobil yang Anternya 6 Sampai 8 Mobil
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Cerita-cerita dari Negeri Karmala
-
Bayern Munich Dilibas PSG 4-5, Wayne Rooney Kritik Pedas Harry Kane
-
Sosok Diyah Kusumastuti: Diduga Otak Kekerasan Anak di Little Aresha, Riwayat Korupsi Disorot
-
Ini Sosok Suami Menteri PPPA Arifah Fauzi, Ternyata Bukan Orang Sembarangan
-
FIFA Takut Kasih Sanksi ke Israel, Palestina Seret Infantino Cs ke Pengadilan
-
Berapa Harga GTA 6? CEO Take-Two Buka Suara Soal 'Banderol Wajar'
-
Andi Gani Tegaskan Perayaan May Day di Monas 'Nol Dana Negara' Meski akan Dihadiri Prabowo
-
West Ham Tunjuk Karim Virani sebagai CEO Sementara
-
Pola Kekerasan Sejak Lama, LPSK Sebut Masih Ada Potensi Lonjakan Korban Daycare Little Aresha
-
Krisis Energi Tekan Kelas Menengah Indonesia, Satu Guncangan Bisa Jadi Miskin