SuaraCianjur.id- Masih ingat dengan aksi tutup mulut dari Timnas Jerman saat laga perdana melawan Jepang di Grup E Piala Dunia dan dibuat kalah, kini memang benar-benar dibungkam. Mereka tak lolos ke babak 16 besar.
Mereka harus mengucapkan selamat tinggal di Piala Dunia 2022, kendati menang dengan skor 4-2 atas Kosta Rika. Mereka gagal untuk melangkah ke babak selanjutnya.
Hujan enam gol yang terjadi dalam pertandingan di Bayt Stadium, Jumat (2/12/2022) dini hari WIB, menggoreskan rasa kecewa yang begitu dalam.
Thomas Mueller salah satu pilar bagi tim yang protes terhadap kebijakan aturan di Piala Dunia kalai tentang persamaan hak asasi manusia, sangat kecewa dengan hasil yang terjadi. Mereka harus tersingkir dari fase grup untuk kedua kalinya secara beruntun.
Jerman sukses membenamkan Kosta Rika di laga terakhirnya, namun Spanyol harus dibuat malu oleh Jepang dengan skor 1-2. Kendati demikian Jpang dan Spanyol tetap lolos ke babak 16 besar.
Jerman harus berakhir di posisi tiga klasemen yang berada di bawa Spanyol. Keduanya sama-sama mengantongi empat poin, lalu peringkat ditentukan dari selisih gol.
Kejadian yang dialami oleh Jerman ini adalah seperti menelan pil pahit.
"Ini sangat pahit bagi kami, karena hasil ini seharusnya cukup. Ini adalah perasaan ketidakberdayaan," kata Mueller dikutip AFP, Jumat (2/12/2022).
Mueller turut menjadi skuad dalam Timnas Jerman ketika meraih juara Piala Dunia 2014.
Baca Juga: Aksi Tutup Mulut Timnas Jerman Berakhir Dibungkam Jepang di Piala Dunia 2022
Ternyata hasil dari kemenangan merek melawan Kosta Rika tak mampu meloloskan langkahnya ke babak selanjutnya. Mereka pun angkat koper dari Qatar dengan hasil yang memalukan setelah dikalahkan Jerman di awal pertandingan. Timnas Jerman kalah dalam selisih gol dari Spanyol.
Sementara itu sebagai pelatih, Hansi Flick, turut memberikan sinyal perpisahan usai gagal membawa Jerman ke babak 16 besar. Dia sangat kecewa dengan apa yang terjadi sekarang.
Mengutip dari getfootballnewsgermany, dia tak bisa menyalahkan tim lain karena kegagalan Jerman.
"Kekecewaannya sangat besar, saya tidak bisa menyalahkan Spanyol. Kami hanya bisa menyalahkan diri sendiri karena kami memiliki peluang yang cukup. Terutama melawan Jepang dan juga melawan Spanyol di akhir pertandingan," kata Hansi Flick.
Jerman tak lolos adalah sebuah tamparan keras di wajahnya, karena dia tak mampu membawa timnya meraih tiket ke babak 16 besar.
Flick pun menyinggung soal dirinya yang berencana untuk undur diri dari pelatih.
"Kami akan menyelesaikannya dengan cepat. Sulit untuk menjawab sekarang setelah pertandingan ketika kami tersingkir, kita akan melihat tentang itu segera," kata dia. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
Terkini
-
Prabowo Tegaskan Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Kriminalisasi dan Balas Dendam Politik
-
Jeremy Doku Kembali! Skuad Belgia Lengkap Hadapi Senegal di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Satu Klik Bisa Pinjam Uang, Ini Alasan Literasi Keuangan Kini Semakin Penting
-
Beda Moisturizer dan Sleeping Mask: Bolehkah Dipakai Setiap Hari?
-
5 Sepatu Lari 910 Nineten Terlaris di Shopee, Terbukti Nyaman Menurut Review Para Pelari
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar
-
4 Jelly Cleanser untuk Semua Jenis Kulit: Wajah Bersih tanpa Rasa Ketarik!
-
Tanpa Edouard Mendy, Senegal Tetap Pede Bisa Pulangkan Belgia dari Piala Dunia 2026
-
Olahraga Pagi atau Sore, Mana yang Lebih Efektif untuk Menurunkan Berat Badan?