SuaraCianjur.id - Batuk merupakan sinyal alami dari dalam tubuh yang menandakan adanya benda asing yang masuk ke dalam tubuh.
Benda asing itu bisa berupa bakteri, virus, maupun debu-debu yang beterbangan.
Batuk merupakan hal yang biasa dialami oleh sebagian besar.
Namun, ada saat-saatnya batuk harus diwaspadai dan harus segera diperiksakan ke dokter.
Anda harus waspada ketika batuk sudah melebihi 2 minggu berturut-turut, adanya rasa sesak di dada, hingga mengalami kepala pusing.
Mitos air jeruk nipis dan lemon
Sebagai masyarakat Indonesia, kemungkinan besar ada beberapa mitos-mitos yang sudah lama dipercaya turun-temurun.
Namun, mitos-mitos ini belum tentu salah dan belum tentu benar.
Sehingga, Anda harus memastikan dahulu efek samping sebelum mengerjakan sebuah tradisi.
Salah satunya adalah tradisi meminum air jeruk ditambah dengan kecap.
Baca Juga: Bertahan demi Anak, Padahal Sudah Selingkuh? Zoya Amirin Tegaskan Hal ini: Impoten
Campuran kedua bahan ini sudah sangat terkenal sebagai cara untuk meredakan batuk secara alami.
Cara ini dinilai sebagian orang sebagai cara yang alami dan efektif.
Lalu, apakah benar air perasan jeruk nipis dan kecap bisa menyembuhkan batuk?
Hal ini akan dijelaskan oleh dr. Santi, Dekan Fakultas Psikologi UNTAR.
dr. Santi mengukapkan bahwa dalam pengobatan, air Lemon itu termasuk salah satu bahan yang dinilai efektif dalam mengatasi batuk dan jeruk nipis termasuk keluarganya.
"Mungkin banyak dia mengandung vitamin C, banyak antioksidannya, sehingga dia bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh," ungkap dr. Santi
"Sehingga kemampuan tubuh untuk meredakan batuk yang disebabkan oleh macam-macam infeksi dan sebagainya bisa lebih kuat," sambungnya.
Kegunaan kecap dalam ramuan air jeruk nipis
Menurut dr. Santi, penggunaan kecap dalam ramuan pereda batuk itu tidak ada penelitian yang menyebutkan.
Sehingga, sebenarnya hanya dengan perasa jeruk nipis saja sudah cukup untuk meredakan batuk.
"Misalnya jeruk nipis dicampur air hangat, ya udah boleh itu," ujar dr. Santi.
Namun, dr. Santi berpikir bahwa kemungkinan besar masyarakat menambahkan kecap karena untuk mengurangi rasa asam air jeruk nipis.
"Tapi ini teori dari saya, tapi kalo yang saya baca sih belum menemukan apa sih manfaatnya kecap yang meredakan batuk," pungkasnya.(*)
Sumber: Sonora FM
Tonton video menarik lainnya di sini: Kocak! Niat Tahan Batuk, Warganet Ini Malah Keluarkan Suara Bak Banteng Ngamuk Sampai Dikira Kesurup
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Nepal Terancam Banjir Bandang Susulan, Bendungan Danau Tibet Berisiko Jebol
-
Pertumbuhan Ekonomi dan Ilusi Keberhasilan Pembangunan
-
Ahmad Muzani Ungkap Keinginan Presiden Prabowo: PPHN Sebaiknya Diatur Lewat TAP MPR
-
Dalih BPS Masukkan Tukang Becak ke Desil 9
-
Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal
-
6 Sistem Pernapasan Manusia Organ dan Cara Kerjanya
-
Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya
-
Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas
-
Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri
-
Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal