SuaraCianjur.id- Putri Candrawathi memberikan jawab soal momen Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat menyetrika pakaian sebelum hari kematiannya.
Majelis Hakim persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, menanyakan kepada Putri Candrawathi terkait dengan foto Brigadir J yang sedang menyetrika pakaian.
Istri Ferdy Sambo yang hadir sebagai saksi bagi terdakwa Bharada E, Kuat Maruf dan Bripka Ricky Rizal, mengatakan kalau Brigadir J menyetrika pakaian anaknya pada tanggal 3 Juli 2022 lalu.
"Kalau itu tanggal 3 Juli," kata Putri, kepada Hakim, Senin (12/12/2022).
Putri Candrawathi mengatakan ketika itu sebetulnya, meminta kepada PRT bernama Susi untuk mengambil papan setrikaan. Namun Putri menyebut kalau Brigadir J bersedia untuk melakukan itu.
"Yosua yang waktu itu membuat menyetrika baju anak kami," kata Putri.
Hakim kemudian bertanya lagi kepada Putri apakah Brigadir J sering membantu dan menyiapkan baju bagi keperluan anak dari Ferdy Sambo dan Putri.
"Sebenarnya saya waktu itu meminta tolong Susi untuk mengambilkan papan setrika, itu saya menyetrika Yang Mulia. Terus Yosua lewat terus bilang 'ibu izin biar saya aja yang menyetrika masa Ibu," jelas Putri.
Dia juga mengatakan ketika itu dia menolak permintaan Brigadir J, karena baju tersebut adalah milik anaknya, tapi Brigadir J keukeuh kata Putri untuk mengerjakan hal itu.
"Saya bilang 'Sudah tidak apa-apa Yos karena ini punya anak saya yang perempuan'. Saya sedang membantu anak-anak untuk tanggal empat,” kata dia.
“'Biar saya saja Ibu, saya biasa menyetrika baju, biar Ibu bisa mengerjakan yang lainnya'. Akhirnya saya serahkan ke Yosua untuk menyetrika," tambah Putri.
Penyakit Putri Candrawathi
Ketua Majelis Hakim PN Jakarta Selatan, Wahyu Iman Santoso, juga menanyakan tentang sakit yang diidap oleh Putri Candrawathi, hingga membuatnya kerap dibantu berjalan oleh ajudan.
Putri Candrawathi mengaku kalau dirinya selalu mengalami sakit akibat cedera pada bagian punggung. Hal iti terjadi kata Putri pada tahun 2011 silam.
"Saya suka pusing karena sejak tahun 2011, saya pernah jatuh dan ada sedikit cedera di bagian punggung saya," jelas Putri.
Putri juga mengatakan kalau dirinya menjalani pengobatan akibat sakit yang dialaminya itu.
Tag
Berita Terkait
-
Putri Candrawathi Marah dan Tidak Terima karena Ferdy Sambo Dilibatkan dalam Skenarionya
-
Kenapa Ajudan Putri Candrawathi Bukan Polwan? Ferdy Sambo Tak Bisa Jawab saat Kubu Bharada E Tanya Ini
-
Ferdy Sambo vs Bharada E, Tensi Panas Tembakan Terakhir dan Wanita Berambut Pendek, Polri Diminta Pecat Richard
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
CCTV Polsek Ponrang Rusak Dikencingi Kucing saat Pengamanan 7 Mobil Muat BBM Diduga Ilegal
-
Curhat Dokter Gia Pratama Viral, Sebut Hanya Terima Rp30 Ribu dari Pasien BPJS
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Promo Makan di LeTen by Paradise Dynasty, Ada Diskon dari BRI
-
Apa Arti Smudge Proof? Ini 4 Lipstik Tahan Geser yang Awet Seharian
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Laptop AI Asus 2026 Resmi Rilis di Indonesia, Zenbook DUO Layar Ganda hingga Vivobook Copilot+ PC
-
BPS: 411 Ribu Warga Banten Masih Menganggur, Kualitas Lapangan Kerja Jadi Sorotan
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah