SuaraCianjur.id- Dalam sidang lanjuta kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat, tensi persidangan sempat meninggi.
Bharada E alias Richard Eliezer dibuat kesal ketika mnjawab pertanyaan dari kuasa hukum Ferdy Sambo. Hal ini menyoal tentang BAP milik Bharada E yang dinilai tidak konsisten.
Bharada E dalam persidangan menjadi saksi bagi terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, sidang digelar pada hari Selasa (13/12) kemarin.
Bharada E yang emosi terjadi ketika pihak kuasa hukum dari Ferdy Sambo menyebut kalau BAP Bharada E tidaklah konsisten. Hal ini lantas membuat dia emosi saat manjawab.
"Dari ketiga keterangan saudara dalam BAP ini, ini tidak konsisten semua. Saya mau tanya ini yang mana yang benar," kata kuasa hukum Sambo, dilansir dari Youtube Kompas TV, Rabu (14/12/2022).
Kemudian Bharada E ingin menjawab pertanyaan itu secaragamblang dan jelas.
"Jadi begini bapak, dapat saya jelaskan biar bapak tidak menanyakan lagi tentang BAP-BAP ini," ucap Bharada E.
Usai Bharada E menjawab hal itupihak kuasa hukum kembali berbicara kepada mantan ajudan Ferdy Sambo itu.
"Ya harus saya tanyakan," ucap kuasa hukum Sambo.
Baca Juga: Bharada E Sebut Putri Candrawathi Berani Bohong di Pengadilan Sampai Dibuat Mati Kutu
Melihat hal itu, Ketua Majelis Hakim sidang, langsung memberikan teguran kepada kuasa hukum Ferdy Sambo. Hakim meminta supaya kuasa hukum Sambo, memberikan dulu kesempatan dan waktu supaya Bharada E bisa menyelesaikan penjelasannya.
Namun entah apa yang ada di pikiran kuasa hukum Ferdy Sambo, mereka kekeuh bahwa dia harus menjawab apa yang seharusnya ditanyakan. Tak hanya itu, raut wajah kuasa hukum tampak emosi kesal.
Bharada E kemudian memberikan penjelasan soal alasan dirinya tidak konsisten dalam BAP. Dia mengaku karena mendapatkan doktrin dari Ferdy Sambo, selama kurang lebih satu bulan.
"Baik begini bapak. Bapak bayangkan dari tanggal 8 Juli sampai di bulan Agustus itu saya didoktrin terus menerus oleh klien bapak tentang skenario," jelas Bharada E.
Kembali kuasa hukum Ferdy Sambo menanyakan kepada Bharada E seraya dengan gejolak emosi.
"Siapa yang doktrin? Di mana yang doktrin? Di mana saudara didoktrin!" kata kuasa hukum Ferdy Sambo bertanya dengan keras.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
BBM Non-Subsidi Naik Drastis: 5 Langkah Efisiensi Walikota Bandung untuk Hemat Anggaran
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Mendarat dari Bangkok, 10 Penumpang WNI Langsung Positif Narkoba di Bandara Soetta
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan
-
Kawanan Tawon Serang Hajatan Gegara Musik Organ Tunggal, Tamu Kocar-kacir
-
Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul
-
Hornbills Mengamuk! Tiket Final IBL 2026 di Depan Mata Usai Tumbangkan Satria Muda
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Skor PCMB Jabar 2026 Menyusut? Dedi Mulyadi: Jangan Panik, Itu Penyesuaian Sertifikat Prestasi
-
Pertamax Tembus Rp16.250, Walikota Bandung Instruksikan Langkah Efisiensi Besar-besaran