SuaraCianjur.id - Perseteruan prsesentar Feni Rose dengan pengacara Deolipa memasuki babak baru.
Feni Rose dilaporkan oleh Deolipa atas dugaan pencemaran nama baik.
Hal ini karena Feni Rose pernah menyebut Deolipa hanya mengaku-ngaku sebagai pengacara.
Saat di Mapolres Jakarta Selatan, mulut nyablak Feni Rose tak lagi terdengar.
Di sana, Feni Rose hanya menunduk tanpa berkata apapun, seakan menghindari sorotan kamera.
Bahkan saat masuk ke dalam lift, Feni Rose malah menyembunyikan wajahnya di belakang seseorang.
Alasan Feni Rose dilaporkan oleh Deolipa
Bukannya tanpa alasan, Deolipa laporkan Feni Rose karena nyinyirannya dianggap sudah keterlaluan.
Tak tahan lagi dengan tuduhan palsu Feni Rose, akhirnya Deolipa melaporkannya ke kepolisian.
"Saya dianggap orang yang mengaku-ngaku sebagai pengacara, artinya dia nggak kenal saya sebagai pengacara," ujar Deolipa.
Baca Juga: Jangan Terlalu Banyak Hubungan Badan Saat Muda, Nanti Saat Tua jadi Begini, Ini Kata dr. Boyke
"Padahal saya kan udah 22 tahun jadi pengacara dan rata-rata pengacara di Indonesia kenal saya," sambungnya.
Tak hanya berurusan dengan Deolipa, ternyata mulut tajam Feni Rose juga dirasakan oleh Tata Liem.
Pasalnya, Feni Rose dianggap arogan dengan menghina profesi Tata Liem yang sudah puluhan tahun menukangi manajemen artis.
"Mengancam saya, nge-blacklist seluruh artis saya, termasuk saya, di salah satu stasiun televisi ya. Padahal itu kan tidak fair," ujar Tata Liem.
"Trus dia juga mengatakan 'Bilang sama artis lo yang ngaku-ngaku jadi pengacara', emang dia pengacara," lanjutnya.
Tata Liem dan Deolipa ingin Feni Rose hentikan nyinyiran mulut nyablaknya
Seakan kena batunya, Feni Rose memang dari dulu dikenal sebagai artis yang suka nyinyir dan memiliki mulut nyablak, namun kini hanya bisa bungkam.
Berita Terkait
-
Deolipa Tetap Polisikan Walkot Depok Meski Relokasi SDN Pondok Cina 1 Ditunda: Kami Tak Peduli!
-
Relokasi SDN Pondok Cina 1 Ditunda, Deolipa Tetap Polisikan Wali Kota Depok: Kami Tak Peduli!
-
Telantarkan Anak SD Dalih Bangun Masjid, Deolipa Polisikan Walkot Depok Secara Pribadi: Saya Tak Mau Libatkan Ortu Murid
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda