SuaraCianjur.id - Menurut dr. Zaidul Akbar, manusia sebaiknya makan untuk memenuhi kebutuhan tubuh, bukan hawa nafsu.
Sebab, dr. Zaidul Akbar mengatakan bahwa ketika seseorang hanya mengikuti hawa nafsu saja, maka kebutuhan tubuh biasanya dikesampingkan.
Oleh sebab itu, dr Zaidul Akbar akan membagikan cara mensiasati dalam memasak makanan yang tadinya tidak sehat, menjadi sehat.
Resep yang akan dibagikan dr. Zaidul Akbar adalah untuk membuat cilok dan bakwan sehat.
Seperti yang diketahui bahwa cilok dan bakwan merupakan makanan biasa yang dijadikan cemilan oleh orang Indonesia.
Namun, bahan-bahan yang dikandungnya kurang sehat bagi tubuh.
Cilok dan bakwan sama-sama terbuat dari tepung-tepungan yang penuh dengan gluten.
Hal ini akan membawa banyak masalah bagi tubuh jika terus-menerus dikonsumsi.
Perhatikan cara pengolahan cilok dan bahwa di bawah ini agar bisa dijadikan sebagai cemilan sehat.
Baca Juga: Jangan Buru-Buru Mandi! Lakukan Hal Ini Dulu Pasca Hubungan Badan, Ini Kata dr. Boyke
dr. Zaidul Akbar pernah memiliki pengalaman disuguhi cilok oleh seorang ibu-ibu.
Ibu-ibu tersebut mengaku bahwa cilok yang dibuatnya terbuat dari bahan-bahan sehat,
"Ternyata dia pake tepung dari ubi gitu, terus isinya jua sehat gitu kan, rempah-rempah," ujar dr. Zaidul Akbar.
"Jadi Subhanallah, jadi sehat," lanjutnya.
Selanjutnya, dr. Zaidul Akbar memberikan cara membuat bakwan sehat.
"Bikin bala-bala atau bakwan yang sehat bisa nggak? Caranya?," tanya dr. Zaidul Akbar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan