/
Minggu, 11 Desember 2022 | 10:41 WIB
dr. Zaidul Akbar jelaskan waktu tidur terbaik (YouTube dr. Zaidul Akbar Official)

SuaraCianjur.id - Menurut dr. Zaidul Akbar, dalam aktivitas sehari-hari, tidur merupakan fase yang paling penting.

dr. Zaidul Akbar melanjutkan, bahwa tidur merupakan proses pengisian energi setelah seharian lelah beraktivitas.

Sehingga, dr. Zaidul Akbar menyarankan agar tidur di waktu-waktu terbaik ini.

"Harusnya kan menerapkan protokol-protokol tidurnya Nabi. Pelajari kapan tidurnya Nabi," ungkap dr. Zaidul Akbar.

Sebagai umat Islam, Nabi merupakan contoh terbaik dalam melakukan kegiatan sehari-hari.

Bahkan, kebiasaan Nabi ini sudah diteliti lebih lanjut dan terbukti memiliki khasiat secara medis.

Tidur menurut anjuran Nabi yang dijelaskan oleh dr. Zaidul Akbar

Pola tidur menurut ajaran nabi menurut dr. Zaidul Akbar (sumber: Foto: Tangkapan Layar Youtube dr.Zaidul Akbar)

Selanjutnya, dr. Zaidul Akbar menerangkan tentang beberapa fase tidur yang dicontohkan dengan Nabi.

Bukan tanpa alasan, dr. Zaidul Akbar juga menjelaskan kasiat tidur menurut Nabi ini secara medis.

"Nabi melarang tidur ba'da subuh ya, kecuali ada udzur," ungkap dr. Zaidul Akbar.

Baca Juga: Sarankan Seks Edukasi pada Anak Usia Dini, Zoya Amirin: Mulai dari 3 Tahun

Tak hanya melarang, Nabi juga memberikan contoh waktu terbaik untuk tidur.

"Trus Nabi tidurnya kapan? Nanti menjelang zuhur atau sudah zuhur," kata dr. Zaidul Akbar.

"Kemudian apa hikmah Nabi itu tidurnya ba'da isya, nanti tengah malam beliau bangun, itu semua ada hubungannya dengan fisiologi," lanjutnya.

Selain waktu tidur, dr. Zaidul Akbar menerangkan bahwa malam itu bukan lagi waktu untuk banyak makan.

"Karena malam waktunya untuk bersih-bersih badannya, untuk rehat," ujar dr. Zaidul Akbar.

Ini yang terjadi saat tidur malam menurut dr. Zaidul Akbar

Ilustrasi. Manfaat tidur malam menurut dr. Zaidul Akbar (sumber: (Pexels.com/cottonbro studio))

dr. Zaidul Akbar menerangkan bahwa selama tidur, organ-organ dalam tubuh sama sekali tidak berhenti bekerja.

Ada banyak hormon-hormon penyembuh yang tumbuh saat tidur.

"Saat itu tubuh kita akan mengalami peningkatan growth hormone," ucap dr. Zaidul Akbar.

"Growth hormone  itu adalah hormon yang sifatnya memperbaiki sistem secara umum. Misalnya ada sel kanker yang mau tumbuh, dia akan makan. Hanya pada malam hari," lanjutnya.

Tak hanya itu, pada malam hari suhu tubuh akan turun, sehingga kerja jantung akan lebih ringan.

Ada satu waktu tidur lagi yang menurut dr. Zaidul Akbar merupakan yang terbaik untuk memperbaiki fungsi enzim.

"Tidur zuhur, 10 menit 5 menit cukup dan tidur di waktu itu adalah adalah tidur yang paling baik untuk memperbaiki fungsi enzim badan kita," pungkasnya.(*)

Sumber: dr. Zaidul Akbar

Tonton video menarik lainnya tentang pola tidur sehat di sini: Masih Merasa Kelelahan Meski Sudah Cukup Tidur? Ketahui Sebabnya

Load More