SuaraCianjur.id - dr. Zaidul Akbar pernah mengatakan bahwa sebagian besar penyakit itu berasal dari mulut.
Artinya, dr. Zaidul Akbar menjelaskan bahwa semua makanan yang kita makan akan berpengaruh terhadap kesehatan.
Untuk itu, dr. Zaidul Akbar selalu menganjurkan untuk memperhatikan gizi dan kandungan-kandungan di dalam makanan yang dimakan.
Semakin berubahnya zaman, maka kebiasaan makan juga akan berubah.
Saat ini, banyak sekali makanan cepat saji, tinggi proses, hingga minim gizi yang beredar luas.
Bahan yang perlu dikurangi menurut dr. Zaidul Akbar
Dalam penelitiannya, dr. Zaidul Akbar menemukan bahwa adanya kerusakan di dalam tubuh merupakan akibat dari adanya bahan yang tidak seharusnya masuk.
Bahan-bahan ini biasanya masuk melalui makanan yang dikonsumsi sehari-hari.
Sehingga, dr. Zaidul Akbar menyarankan untuk mengurangi bahan-bahan ini untuk membuat tubuh menjadi lebih sehat.
"3 bahan ini kalau Anda mulai stop atau kurangi, maka sebenarnya tubuh akan memperbaiki dirinya sendiri ya," ungkap dr. Zaidul Akbar.
Baca Juga: Trending Topik di Twitter, Di Balik Hidup Mewah Nia Ramadhani, Ada Utang Lapindo Rp 1,91 Triliun
Ternyata, dr. Zaidul Akbar mengatakan bahwa bahan pertama yang perlu dihentikan adalah gula.
"Yang pertama adalah gula pasir. Menurut penelitian gula adalah racun. Jika ingin hidup lama, maka Anda harus stop gula," lanjutnya.
Selanjutnya, dr. Zaidul Akbar mengungkapkan bahwa produk kedua yang harus dihentikan adalah tepung.
"Yang kedua apa? produk berbasiskan tepung," kata dr. Zaidul Akbar.
"Dan yang ketiga, susu sapi dan turunannya. Selanjutnya adalah beras putih," lanjutnya.
Transisi penyakit dijelaskan oleh dr. Zaidul Akbar
dr. Zaidul Akbar mengatakan bahwa zaman sekarang dan zaman dulu sudah sangat berbeda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
BBM Non-Subsidi Naik Drastis: 5 Langkah Efisiensi Walikota Bandung untuk Hemat Anggaran
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Mendarat dari Bangkok, 10 Penumpang WNI Langsung Positif Narkoba di Bandara Soetta
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan
-
Kawanan Tawon Serang Hajatan Gegara Musik Organ Tunggal, Tamu Kocar-kacir
-
Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul
-
Hornbills Mengamuk! Tiket Final IBL 2026 di Depan Mata Usai Tumbangkan Satria Muda
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Skor PCMB Jabar 2026 Menyusut? Dedi Mulyadi: Jangan Panik, Itu Penyesuaian Sertifikat Prestasi
-
Pertamax Tembus Rp16.250, Walikota Bandung Instruksikan Langkah Efisiensi Besar-besaran