SuaraCianjur.id- Metode pengobatan dengan cara berbekam ada baiknya tidak dilakukan sesering mungkin. Ada standar ideal untuk melakukan metode pengobatan itu dalam waktu sebulan.
Menurut dr. Zaidul Akbar dalam kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official, dilihat Rabu (28/12/2022), dikatakan seseorang yang berbekam cukup melakukan itu sebulan sekali saja.
“Kalo bicara tentang standar ideal berbekam itu, saya pribadi menyarankan sekali sebulan udah cukup. Standar ideal artinya sesuai dengan anjuran nabi, tapi memang nabi tidak menjelaskan secara spesifik,” kata dr. Zaidul Akbar.
Kata dr. Zaidul Akbar kalau Rasulullah SAW memang tidak menjelaskan secara rinci berapa banyaknya baiknya melakukan bekam dalam waktu sebulan. Melainkan dikatakan untuk bekam di tanggal 17 atau 19 atau juga 21 sebagai penyembuhan penyakit.
Menurut dr. Zaidul Akbar, kalau memiliki penyakit tertentu yang membutuhkan pengobatan bekam secara rutin seperti penyakit stroke, maka terapis biasanya bisa melakukan itu dalam waktu beberapa hari.
“Itu biasanya terapisnya atau pembekamnya bisa membekam sampai pertiga hari ada. Tapi tidak pada titik yang sama,”kata dr.Zaidul Akbar.
Butuh kejelian dari sang pembekam dalam melihat kondisi pasien dari penyakit tersebut. Kata dr. Zaidul Akbar kalau memakai standar normal maka metode berbekam dilakukan sebulan sekali.
“Tapi kalau titiknya yang sudah dibekam itu biasanya kita sarankan untuk ditunggu dulu selesai masa inflamasinya,” terang dr.Zaidul Akbar. (*)
Baca Juga: Pakai Bunga Lawang Resep dr.Zaidul Akbar Bersihkan Lendir di Dada dan Tenggorokan, Jamin Plong!
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Nama Baiknya Terlanjur Rusak, Erin eks Andre Taulany Ancam ART dan Dalang Kasus dengan Denda Rp4 M
-
6 Cara Mengamankan Akun Instagram agar Tidak Diretas seperti Ahmad Dhani
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix