/
Kamis, 19 Januari 2023 | 11:27 WIB
Siapa yang layak memimpin PSSI ? (suara.com/Adie Prasetyo Nugraha)

SuaraCianjur.id – Setelah vakum beberapa saat akibat tragedi Kanjuruhan, panggung sepak bola Indonesia kembali memanas. Bukan hanya tentang pertandingan, tapi tentang siapa yang akan memimpin PSSI sebagai aktor utama sepak bola Indonesa.

Ya, bursa calon ketua PSSI mulai memanas. Komite Pemilihan (KP) PSSI mengumumkan ada lima calon yang masuk, diantaranya, Arif Putra Wicaksono, Doni Setiabudi, Fary Djemy Francis, Erick Thohir, dan La Nyalla Mattalitti.

Tanpa mengesampingkan nama lainnya, dua nama terakhir menjadi calon kuat untuk menjadi nahkoda sepak bola Indonesia.  Bukan tanpa alasan, dua nama ini memiliki riwayat dan pengalaman yang panjang dalam dunia sepak bola.

La Nyalla Mattalitti, pernah menjabat sebagai wakil ketua umum PSSI periode 2013 – 2015, serta menjadi ketua umum PSSI pada tahun 2015 – 2016. Meski sudah malang melintang di PSSI, terdapat catatan minor, salah satunya adalah  saat menjabat sebagai ketua PSSI, La Nyalla pernah terjerat kasus penyelewengan dana hibah Pemprov Jawa Timur, meski akhirnya tuduhan itu tidak terbukti.

Sedangkan untuk Erick Thohir, dia pernah menjabat sebagai Presiden Inter Milan, pemegang saham mayoritas DC United dan pemegang saham Persis Solo. Pengalaman skala internasional ini dapat menjadi modal berharga jika nanti Erick Thohir menjadi ketua PSSI.

Hanya saja untuk menjadi ketua PSSI tidak hanya membutuhkan pengalaman saja. Ketua PSSI harus memiliki keberania dalam mengeluarkan lingkaran praktek ‘setan’ seperti mafia bola, dan pengaturan skor. Selain itu PR lainnya adalah membangun pengelolaan sepak bola yang maju, akuntabel, transparan, dan terhindar dari kepentingan politik.

Dalam hal sepak bola, Indonesia tidak pernah kehabisan bakat. Hanya saja pengelolaan yang buruk menjadi penghambat sepak bola Indonesia berjalan di tempat, bahkan mundur. Untuk itu, layak ditunggu, adakah sosok yang dapat berhasil menahkodai sepak bola Indonesia? (*)

Load More