SuaraCianjur.id - Persib Bandung menjatuhkan sanksi berat terhadap Agi Nurpadilah, oknum suporter yang menyalakan flare dalam laga melawan Persija Jakarta belum lama ini. Akibat perbuatannya, akses Agi untuk membeli tiket pertandingan Persib ditutup dan akunnya diblokir seumur hidup.
Pengumuman tersebut juga dipublikasikan di laman resmi Persib, persib.co.id. Disebutkan bahwa hukuman berat ini dijatuhkan sebagai efek jera.
"Untuk memberikan efek jera, Persib memberikan sanksi kepada oknum suporter yang telah menyalakan flare," dikutip cianjur.suara.com dari laman resmi Persib Bandung, Sabtu (21/1/2023).
Ada pun sanksi yang diberikan Persib kepada Agi adalah berupa larangan menyaksikan pertandingan Maung Bandung di stadion.
Persib menutup akses Agi Nurpadilah untuk membeli tiket. Persib juga memblokir akun Agi Nurpadilah seumur hidup.
Akibat perbuatannya, Agi diminta untuk menandatangani surat pernyataan yang berisi pengakuan bersalah atas perbuatannya menyalakan flare di stadion.
Dia juga diminta meminta maaf kepada Persib dan seluruh bobotoh yang dirugikan akibat tindakannya.
Agi Nurpadilah juga bersedia untuk menyampaikan permohonan maaf secara terbuka di media sosial. Ia juga diminta berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya.
"Apabila di kemudian hari saya mengulangi perbuatan tersebut atau melanggar pernyataan ini, maka saya bersedia menerima sanksi hukum sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku," dikutip dari surat pernyataan Agi Nurpadilah.
Baca Juga: Berbeda dengan Tiongkok yang Tahun Kelinci, Ini Shio Tahun Baru Imlek di Vietnam
Untuk diketahui, akibat ulah Agi, Persib Bandung dijatuhi hukuman denda Rp 120 juta oleh Komisi Disiplin PSSI. Agi adalah satu diantara dua orang yang terindetifikasi menyalakan flare dalam pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Rabu (11/1/2023). (*)
SUMBER: PERSIB.CO.ID
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak