SuaraCianjur.id - Tagar 'Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan' kembali menjadi trending Twitter pada Rabu (1/2/2023) dengan 1.772 Tweet hingga siang ini. Salah satu tweet menyinggung penangkapan tujuh orang Aremania oleh Polres Kota Malang.
Pada tweet #UsutTuntasTragediKanjuruhan tersebut, terdapat sejumlah opini dan tanggapan netizen terkait penangkapan terduga provokator aksi ricuh yang terjadi di depan kantor Arema FC, Minggu (29/1/2023) lalu.
Menurut postingan @cak_sugenk, Polres Kota Malang. telah menetapkan 7 orang tersangka dalam aksi ricuh tersebut.
"5 orang dengan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan 2 orang dengan pasal 160 KUHP tentang penghasutan di muka umum," tulis @cak_sugenk dalam twit-nya dikutip Suara Cianjur Rabu (1/2/2023).
Penangkapan ketujuh orang tersebut menimbulkan reaksi beragam dari netizen. Salah satunya menyinggung "dualisme" di dalam tubuh Aremania yang sudah tidak sehat.
"Hanya dalam kurun waktu 2x24 jam kurang sudah ditetapkan banyak tersangka, tapi yang udah 121x24 jam, udah jelas komuknya malah belum diapa2in, dualisme wes gak sehat, sing dukur gerojoki duik wes mari gak ngurus, sing penting klub e iso maen oleh duik maneh, Choegh," komentar @MakanMasak.
Ada juga yang memprediksi 'perang saudara' atau civil war akan segera dimulai.
"Bukan tidak mungkin civil war akan segera dimulai.. harapannyaa adalah jumlah org yg waras kemanusiaaan akan memukul mundur org2 bebal yg menuhankan logo…" tulis akun @dhana_pentarona.
Dilansir dari keterangan resmi Aremania Korwil Bawah Tanah, ketujuh tahanan tersebut adalah Adam Risky (24), Muhammad Fauzi (24), Naufal Maulana (21), Arian Cahya (29), dan Kholid Aulia (22) yang dijerat dengan pasal 170 tentang pengrusakan.
Kemudian, Muhammad Ferry (37) dan Fanda Hariyanto atau Ambon Fanda yang keduanya dijatuhi pasal 160 tentang penghasutan.
Kelima tersangka diancam dengan 9 tahun penjara dan dua sisanya dengan 6 tahun penjara. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Pasca Kericuhan di Kantor Arema, Manajemen Pertimbangkan Bubarkan Arema FC
-
Sepak Bola Indonesia Kembali Bermasalah, Aksi Demonstrasi Berakhir Pengrusakan Kantor Arema, Tiga Orang Terluka
-
Hasil Merenung Keputusan Mantap Iwan Bule Tak Mau Lagi Jadi Ketum PSSI, Sudah Kapok?
-
Pesan Ketum PSSI Mochamad Iriawan untuk Timnas Indonesia, Jadi Kode Perpisahan?
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Powder Foundation Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi yang Anti Luntur
-
Mengenal Habib Mahdi Alatas, Sosok Lantang Suarakan Pelecehan oleh Syekh Ahmad Al Misry
-
Cek Perbedaan Wuling Eksion EV dan PHEV, Biar Nggak Nyesel Pas Turun dari Dealer
-
Ikan Hias Mati karena Listrik Padam: Derita Warga Pringsewu Terbayar Usai Pencuri Kabel Diringkus
-
Kata-Kata Pelatih Indonesia yang Ikut Antar Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Putri
-
Hangat dan Penuh Makna, EsCampur97 Hadirkan Pameran Space of Happiness
-
Mengintip Kecanggihan Toyota Woven City Kota Masa Depan Berbasis AI untuk Mobilitas Global
-
Daycare Little Aresha Disegel, Ini Tips Pilih Tempat Penitipan Anak yang Ideal
-
Wariskan Kicauan Burung: Mengapa Berburu dengan Senapan Angin Merusak Desa?
-
The Manipulated: Saat Korban Terpaksa Menjadi Pelaku untuk Bertahan Hidup