/
Senin, 06 Februari 2023 | 17:31 WIB
Cuplikan bangunan yang roboh akibat gempar Turki (IranInArabic)

SuaraCianjur.Id- Turki adalah salah satu negara yang rentan terhadap gempa. Negara ini berada di garis lempeng tepi Tethys dan memiliki banyak aktivitas tektonik, termasuk aktivitas vulkanik. 

Oleh karena itu, faktor geologi sangat penting untuk memahami mengapa gempa sering terjadi di Turki. Turki berada di antara dua lempeng besar, lempeng Eurasia dan lempeng Anatolia. 

Pertemuan antara dua lempeng ini menyebabkan tektonik aktif dan membuat negara ini sangat rentan terhadap gempa. Selain itu, Turki juga memiliki beberapa gunung berapi yang aktif, seperti Gunung Ararat dan Gunung Hasan.

Aktivitas vulkanik ini juga berkontribusi terhadap gempa yang terjadi di negara ini. Struktur geologi di Turki juga memainkan peran penting dalam menentukan frekuensi dan intensitas gempa.

Beberapa daerah, seperti daerah Marmara di selatan, memiliki lempeng bumi yang tipis dan menjadi fokus untuk gempa besar. Daerah lain, seperti daerah Anatolia bagian barat, memiliki tektonik aktif dan membuat gempa lebih sering terjadi.

Oleh karena itu, untuk memahami fenomena gempa di Turki, sangat penting untuk mempelajari faktor geologi yang mempengaruhi kerentanan negara ini terhadap gempa.

Dengan memahami faktor-faktor ini, pemerintah dan masyarakat dapat mempersiapkan diri dan melakukan tindakan preventif untuk meminimalisir dampak gempa di masa depan.

Secara keseluruhan, faktor geologi memainkan peran penting dalam memahami mengapa gempa sering terjadi di Turki. Pemerintah dan masyarakat harus memahami faktor ini untuk mempersiapkan diri dan meminimalisir dampak gempa di masa depan.

Baca Juga: Ikut Doakan NU, Muhammadiyah Sidoarjo: Silakan Istirahat di Masjid Kami, Ada Makan-Minum Gratis

Load More