SuaraCianjur.id – Klub milih taipan timur tengah, Sheikh Mansour, yakni Manchester City, kini tengah dilanda keterpurukan. Bukan karena penampilan buruk timnya, juga bukan karena gagal mendapatkan pemain baru, tapi karena The Citizen terancam sanksi berat.
Hal ini karena klub yang dilatih Pep Guardiola ini diduga terbukti melakukan pelanggaran aturan keuangan. Juara bertahan Premier League itu didakwa telah melanggar lebih dari 100 aturan FFP selama sekitar sembilan tahun.
Kasus ini mendapat perhatian keras di klub lain di Premier League. Bahkan menurut informasi dari akun twitter SkySport News, beberapa klub telah menyatakan sikap agar Manchester City keluarkan dari Premier League.
“Beberapa klub Premier League telah menyatakan sikap mereka agar Manchester City ditendang dari Liga Inggris jika terbukti melanggar aturan selama 9 musim,” ujar cuitan SkySport News.
Dikabarkan ada beberapa kemungkinan hukuman yang akan diterima, mulai dari hukuman degradasi dan pengurangan poin dalam musim ini. Ini berarti bahwa Manchester Biru mungkin kehilangan beberapa gelar juara Liga Inggris yang mereka raih.
Kasus ini sedang ditangani oleh Komisi Independen yang dibentuk khusus untuk mengatasi masalah ini. Komisi ini akan melakukan investigasi yang menyeluruh dan akan menjatuhkan hukuman yang adil dan tepat jika terbukti ada pelanggaran. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026