SuaraCianjur.id - Bencana gempa bumi di Turki pada 6 Februari 2023 pagi hari pukul 04.17 waktu setempat menyebabkan jatuhnya korban hingga 12.000 jiwa dan kerusakan bangunan yang masif.
Pakar Gempa sekaligus Guru Besar Teknik Sipil Universitas Islam Indonesia (UII), Prof. Sarwidi memiliki penilaian tersendiri atas peristiwa memilukan tersebut.
Menurutnya, banyak pelajaran yang bisa dipetik untuk mitigasi bencana gempa di Indonesia ke depan.
“Lebih dari 2/3 wilayah Indonesia rawan gempa, dan bahkan wilayah-wilayah yang pada penduduknya banyak yang berada di wilayah rawan gempa," ujar Prof. Suwardi, dikutip SuaraCianjur.id dari laman resmi UII, Sabtu (11/2/2023).
"Dengan demikian, mayoritas masyarakat Indonesia berada dalam ancaman bencana gempa bumi, yang sewaktu-waktu dapat terjadi,” lanjutnya.
Pria yang juga menjabat sebagai Pengarah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu menambahkan, antisipasi bencana gempa di Indonesia menggunakan pendekatan pengurangan risiko bencana (PRB).
Hal ini sebagaimana dengan Turki dan negara-negara yang rawan gempa lainnya. PRB gempa meliputi tiga unsur yang harus dikelola.
Pertama, ancaman gempa yang harus terus menerus digali dan diteliti untuk mendapatkan peta kerawanan gempa yang selalu terkinikan sebagai referensi dalam melaksanakan pembangunan.
Kedua, kerentanan bangunan dan lokasi. Kerentanan bangunan harus dikurangi semaksimum mungkin dengan menerapkan konsep bangunan/infrastruktur tahan gempa.
Baca Juga: Wajib Menang, Berikut Modal Arsenal Bisa Kalahkan Brentford FC
Penataan permukiman harus mempertimbangkan apakah berada di lokasi yang berpotensi likuifaksi berat, longsor berat, dan tsunami.
Ketiga, kapasitas pemerintah dan masyarakat dalam mengantisipasi bencana gempa yang harus selalu ditingkatkan, di antaranya melalui sosialisasi kegempaan, kebencanaan, dan praktik simulasi darurat gempa.
“Selain itu, konflik harus dihindari sedapat mungkin, karena konflik akan melemahkan sistem penanggulangan bencana yang konsekuensinya adalah skala dampak bencana akan membesar,” tegasnya. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Apakah Sepeda Lipat Bisa Naik KRL? Cek 5 Rekomendasi Paling Kokoh yang Penuhi Syarat
-
Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye
-
4 Moisturizer Lokal Licorice untuk Wajah Cerah dan Lembap Sepanjang Hari
-
5 Brand Parfum Lokal Anti Mainstream, Wajib Masuk Koleksi!
-
Nia Ramadhani Akhirnya Klarifikasi Isu Cerai dengan Ardi Bakrie
-
Pendidikan Tanpa Ketegasan: Dilema Jadi Guru di Zaman Mudah Tersinggung
-
3 Fakta Tragedi Sungai Ponorogo, 4 Bocah Bersaudara Tewas Tenggelam!
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar
-
BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11 Persen Sepanjang 2025 di Tengah Tekanan Global
-
Minyak Goreng 'Minyak Kita' Langgar HET di Sulsel? Satgas Saber Bongkar Temuan Mengejutkan