SuaraCianjur.id - Bagaimanakah hukum merayakan valentine dalam Islam? Ustadz Adi Hidayat memberikan jawabannya.
Salah satu hari raya internasional yang diperingati pada tanggal 14 Februari adalah Hari Valentine.
Merayakan Hari Valentine di negeri Indonesia sendiri sudah menyimpan banyak pro dan kontra sejak dulu.
Namun, bagaimanakah hukum merayakan Valentine dalam Islam sendiri? Ustadz Adi Hidayat memberikan pendapatnya terkait perayaan Hari Valentine.
"Valentine, misalnya. 14 Februari. Budaya yang datang dari luar. Bertentangan dengan nilai agama, merusak aqidah, muncul banyak yang haram di situ, ikhtilaf di antara remaja, haram," terang Ustadz Adi Hidayat dalam cuplikan video yang diunggah akun Youtube Share Dakwah Islam, dikutip SuaraCianjur.id Selasa (14/2/2023).
Ustadz Adi Hidayat mengatakan, budaya Valentine tersebut salah satu dari tasyabuh aqidah.
Apa itu tasyabuh aqidah?
Menurut Ustadz Adi Hidayat, tasyabuh adalah perilaku menyerupai atau mengikuti keyakinan budaya, keyakinan atau kaum lain yang nilai-nilainya bertentangan dengan ajaran Islam.
"Anda ikuti tasyabuh dengan itu, haram hukumnya. Itu yang disebut tasyabuh," terangnya.
Namun, ia memberikan pengecualian untuk tasyabuh yang berkaitan dengan muamalah. Menurutnya, tasyabuh muamalah masih boleh dilakukan karena tidak berkaitan dengan keyakinan, namun lebih ke masalah fungsional.
"Tapi kalau tasyabuh dalam muamalah, itu nggak ada masalah. Misalkan orang Yahudi naik pesawat, lantas kita ikut naik pesawat, tidak menjadi haram hukumnya," tandasnya. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Polemik Hari Valentine, Bagaimana Pandangan Menurut Islam?
-
Tanggapi Isu Childfree, Ustadz Adi Hidayat: Sudah Ada Sejak Zaman Jahiliyah
-
Mau Valentine, Kenapa Harus Beli Cokelat? Bikin Permen Tanghulu Aja, Gini Caranya
-
Kenapa Harus Bunga Mawar? Bunga Tulip dan Bunga Anyelir Juga Bisa Diberikan Saat Hari Valentine Kok
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Benarkah MV 'Go' BLACKPINK untuk Menyambut Dajjal?
-
Harga Emas Meroket di Pegadaian saat Perang Timur Tengah Berkecamuk
-
Femisida dan Pergeseran Narasi dalam Kasus UIN Suska
-
Bikin Tarawih Makin Khusyuk: 5 Masjid Favorit di Jogja yang Wajib Kamu Coba
-
Prediksi IHSG Hari Ini saat Tekanan Perang Iran dan Utang Luar Negeri
-
Dibuang Ruben Amorim, Andre Onana Kini Berhasrat Kembali dan Rebut Posisi Kiper Utama MU
-
52 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 2 Maret: Klaim 400 Rank Up dan Kartu Ramadan 117 Gratis
-
Pintu Rezeki Terbuka Lebar, 6 Zodiak Ini Hoki dalam Keuangan di 2 Maret 2026
-
Belajar Empati dari Buku Menjadi Manusia itu Susah, Ya!
-
Profil Ayatollah Alireza Arafi, Pemimpin Tertinggi Iran Pengganti Ali Khamenei