SuaraCianjur.Id- Memiliki buah hati adalah dambaan banyak pasangan suami istri. Namun, terkadang ada pasangan yang harus berjuang ekstra untuk dapat memperoleh momongan.
Meskipun kehamilan dan melahirkan adalah takdir Tuhan, ada upaya yang dapat dilakukan agar peluang kehamilan menjadi lebih besar, seperti menentukan waktu terbaik untuk bercinta dan posisi seks yang dapat meningkatkan peluang pembuahan.
Menurut laman Healthline, waktu terbaik untuk bercinta adalah pada masa subur, yaitu pada lima hari sebelum ovulasi dan hari ovulasi.
Pada dua hari sebelum ovulasi dan hari ovulasi, peluang pembuahan paling besar. Oleh karena itu, berhubungan seks pada masa-masa tersebut dapat meningkatkan peluang kehamilan.
Untuk mengetahui kapan masa subur terjadi, perlu dilakukan penghitungan siklus menstruasi. Terdapat aplikasi khusus yang dapat membantu menghitung masa subur, atau dapat pula dilakukan secara manual menggunakan kalender.
Setelah mengetahui siklus menstruasi, pasangan dapat menentukan waktu yang tepat untuk melakukan hubungan seksual.
Selain menentukan waktu yang tepat, posisi seks juga dapat mempengaruhi peluang kehamilan. Sejauh ini, belum ada posisi seks tertentu yang terbukti meningkatkan peluang pembuahan.
Namun, ada beberapa posisi yang memungkinkan penetrasi yang lebih dalam, sehingga sperma dapat mencapai leher rahim lebih mudah.
Dua posisi tersebut adalah posisi misionaris (pria di atas) dan doggie-style (pria di belakang). Pada posisi misionaris, penetrasi dilakukan dengan pria berada di atas dan wanita berada di bawah.
Baca Juga: 5 Cara Menghindari Developer Nakal Saat Beli Aset Properti
Pada posisi ini, sperma dapat mencapai leher rahim dengan lebih mudah, karena posisi tersebut memungkinkan penetrasi yang lebih dalam.
Sedangkan pada posisi doggie-style, penetrasi dilakukan dengan pria berada di belakang wanita. Posisi ini juga dapat mempermudah sperma untuk mencapai leher rahim.
Namun, meskipun terdapat beberapa posisi yang dapat mempermudah pembuahan, yang terpenting adalah memilih posisi yang nyaman dan tidak membuat pasangan merasa terpaksa.
Selain itu, menjaga pola hidup sehat, mengonsumsi makanan bergizi, dan menghindari faktor risiko seperti merokok, minuman beralkohol, dan stres, juga dapat membantu meningkatkan peluang kehamilan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Data Lintas Batas RIAS Dibuka, OJK Waspadai Ketergantungan Asing
-
Waspada Timnas Indonesia! St Kitts and Nevis Diperkuat 9 Pemain Didikan Liga Inggris
-
Saat Kelestarian Hutan Menjadi Kunci, PNM Mengajak Menjaga Bersama Kehidupan
-
Huawei Enjoy 90 Pro Max Bocor! Baterai 8.500mAh Siap Gegerkan Pasar HP Midrange
-
Wisata Bus Tanpa Atap di PIK: Pengalaman Menikmati Jakarta dari Perspektif Baru yang Tak Biasa!
-
Minyak Dunia Memanas: Brent Tembus USD 112 di Tengah Eskalasi Perang Iran-AS
-
Sambut Arus Balik 2026, Transjakarta Operasikan 5 Rute Khusus dari Pulo Gebang
-
Bencana Hidrometeorologi Terjang Sejumlah Daerah saat Lebaran 2026
-
Ancaman 'Kiamat' Energi: Trump Beri Ultimatum, Guncang Pasokan Migas Dunia
-
OJK Resmi Bubarkan Dana Pensiun Jiwasraya, Bagaimana Hak Peserta?