SuaraCianjur.id - Sebagai masyarakat Indonesia, kita memiliki landasan hidup bernegara dan berbudaya yang kita kenal sebagai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika. Oleh karena itu, hal ini baiknya juga dapat kita terapkan dalam mempelajari dan menggunakan media digital.
"Kita ini orang Indonesia, punya Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika sebagai pijakan kehidupan sehari-hari. Berangkat itu, mempelajari bermedia digital menjadi penting," kata Cut Meutie Karolina, dikutip cianjur.suara.com dari laman suara.com, Selasa (21/2/2023).
Narasumber kegiatan literasi digital #makincakapdigital 2023 yang juga Dosen Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Al-Azhar, menyampaikan hal tersebut dalam segmen pendidikan DKI Jakarta dan Banten.
Beliau menuturkan bahwa, budaya Indonesia yang kaya dan terkenal akan ramah-tamahnya harus juga dapat tercermin dalam dunia digital. Hal ini dikarenakan, adanya realita dalam dunia digital saat ini yang berbanding terbalik dengan kebudayaan Indonesia itu sendiri.
"Ini harus kita kembalikan lagi, teknologi digital dan media digital sebegai kesempatan untuk memperkenalkan kembali Indonesia yang luar biasa keren dan sangat menarik untuk disebarkan lewat digital," ujar Cut Meutia.
Beliau menekankan bahwa, norma-norma yang terkandung dalam budaya Indonesia haruslah tetap terjaga dengan baik dengan menggunakan hak kebebasan berekspresi dalam dunia digital.
"Sebaiknya kita jangan sampai bablas menggunakan media digital dalam berekspresi," lanjut beliau.
Perlu diketahui, pada bulan Februari 2022 berdasarkan data yang diperoleh dari We Are Social and Hoot Suit, 73,7 persen atau sekitar 204,7 juta jiwa penduduk Indonesia adalah pengguna internet aktif.
Maka dari itu, Cut Meutia menjelaskan kembali agar para penduduk Indonesia dapat menerapkan kehidupan berbudaya sehari-harinya dapat diterapkan dalam kehidupan media digital.
"Sebenarnya budaya masyarakat Indonesia di kehidupan nyata sama juga harus kita terapkan di kehidupan bermedia digital," jelas beliau.
Dapat diketahui juga, program Literasi Digital ini merupakan salah satu rangkaian program kegiatan yang diadakan oleh Kemenkominfo dan Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD).
Sumber: suara.com
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Purbaya Girang Pendapatan Negara di Semester I 2026 Lebih Tinggi dari Era Sri Mulyani
-
61 Tahun Telkom Indonesia, Gelorakan Semangat Transformasi Digital Nasional
-
Pemerintah Diminta Evaluasi Dampak Komisi Ojol 8 Persen Selama Enam Bulan
-
Prabowo dan Modi Teken 16 Kesepakatan: Dari Rudal Brahmos hingga Restorasi Prambanan
-
Dukung Gelaran Internasional, Kanwil Imigrasi Sumut Terima Audiensi Ikatan Motor Indonesia
-
Ngeri! Dada Bocah 9 Tahun di Bekasi Tertembak Peluru Nyasar Saat Asyik Bermain
-
Saham Tambang Kembali Bersinar, AMMN, ANTM, Hingga BUMI Potensi Cuan Gede
-
Rampungkan Streamlining 10 Entitas, Telkom Perkuat Transformasi Jadi Strategic Holding
-
Sering Tertukar, Ini Perbedaan Air Cooler vs AC Portable: Mana yang Paling Dingin?
-
4 Sepatu Sekolah Hitam yang Lagi Diskon di Matahari, Hemat hingga Rp260 Ribu