Suara.com - Tersangka serial killer Wowon Erawan alias Aki Wowon (60) sempat dikabarkan sakit prostat saat ditahan di Rutan Polda Metro Jaya. Namun, kondisinya kekinian telah membaik.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko memastikan seluruh tahanan yang sakit akan mendapatkan pelayanan kesehatan dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes). Tak kecuali, Aki Wowon.
"Termasuk layanan-layanan keagamaan juga kami berikan, itu sebagai hak-hak tersangka ya pada masa di rumah tahanan," kata Trunoyudo kepada wartawan, Senin (20/2/2023).
Trunoyudo juga memastikan dua tersangka lainnya, yakni Solihin alias Duloh (63) dan M. Dede Solehuddin (35) juga dalam keadaan sehat di dalam tahanan.
Kekinian, kata Trunoyudo, penyidik masih melengkapi berkas perkara ketiga tersangka untuk selanjutnya dilimpahkan ke kejaksaan.
"Sekarang seluruhnya ini dalam rangka melengkapi berkas perkara, termasuk hasil daripada forensik sebagai kelengkapan scientific crime," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Aki Wowon ditetapkan sebagai tersangka kasus serial killer bersama dua partner incrimenya Duloh dan Dede. Dari hasil penyidikan dan penyidikan yang dilakukan Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya total ada sembilan korban serial killer yang dilakukan Aki Wowon Cs.
Selain melakukan pembunuhan, Aki Wowon Cs juga melakukan praktik penipuan berkedok penggandaan uang. Sebagian besar korban merupakan TKW atau tenaga kerja wanita yang bekerja di Arab Saudi.
Berita Terkait
-
Awas Richard Eliezer! Vonis 1,5 Tahun Bisa Jadi Ancaman yang Lebih Mengerikan dari Kematian Brigadir J!
-
Selain Tingkatkan Disiplin Berlalu Lintas, Polisi Klaim Teknologi ETLE Bisa Dipakai Ungkap Tindak Curanmor
-
Sepak Terjang Kombes Trunoyudo, Kabid Humas Polda Metro Jaya Dilaporkan Bripka Madih ke Propam
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Adu Cepat Lawan Maut: Basarnas Terjang 'Bubur Pasir' Cari Puluhan Korban Longsor Cisarua
-
"Saya Mohon Maaf," Ucapan Gibran di Tengah Duka Longsor Maut Bandung Barat
-
2 Polisi Gugur Terhimpit Truk Saat Bertugas Menuju Longsor Cisarua, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat
-
Menko PMK Pratikno Soal Longsor Bandung Barat: SAR 24 Jam Cari 83 Korban Hilang
-
Banjir Jakarta: Pramono Sebut Sebagian Sudah Surut, BPBD Ungkap 14 RT Masih Terendam 80 Cm
-
Menteri Trenggono Ikut Presiden ke London dan Davos Sebelum Pingsan, Tapi Besok Sudah Ngantor
-
KPK Bongkar Skema Pemerasan Caperdes Pati, Bupati Sudewo Ditaksir Bisa Kantongi Rp50 Miliar
-
Kronologi Menteri Trenggono Pingsan di Upacara Duka, Suara Debam Bikin Riuh
-
Soal Sengketa Tanah Jimbaran, Ombudsman RI Sebut BPN Bali Patuhi Rekomendasi
-
Hasto Kristiyanto: Satyam Eva Jayate Adalah Benteng Moral PDIP Tegakkan Kebenaran