SuaraCianjur.id – Pada awalnya, kedatangan Graham Potter musim lalu, diharapkan mampu meningkatkan performa Chelsea yang sedang terpuruk saat diasuh Thomas Tuchel. Namun sampai hari ini, harapan tersebut belum terjawab oleh Potter.
Dalam 14 pertandingan terakhir English Premier League (EPL), Graham Potter hanya mampu memberikan dua kemenangan. Hal ini tentu catatan yang sangat buruk, apalagi dijendela transfer musim dingin lalu, Potter diberikan gelontoran dana untuk membeli sejumlah pemain mahal, seperti Enzo Fernandez dan Mykhailo Murdyk.
Namun, tambahan pemain pun belum mampu mengangkat performa tim London Biru ini. Meski demikian, sampai hari ini Graham Potter masih dipertahankan sebagai pelatih utama Chelsea, hal yang sangat jarang terjadi di era Abrahamovic.
Majalan ternama Inggris, Telegraph, memberikan keterangan kenapa Potter masih dipertahankan. Pertama, pemilik Chelsea, Todd Boehly, masih merasa senang dengan pekerjaan Potter diluar lapangan. Salah satu hal pentingnya adalah Potter dianggap komunikatif dan selalu berkonsultasi dengan pihak petinggi klub.
Kedua, sikap Potter yang tidak meledak-ledak dilapangan memberikan kesan positif bagi Boelhy. Potter lebih memilih menyatakan keluh kesahnya dihadapan pemain.
Ketiga, Boelhy percaya dengan proyeksi yang dilakukan. Jika Chelsea memecat Potter, maka progres proyeksi pembangunan tim akan kembali mundur.
Meski demikian, Todd Boelhy akan melakukan evaluasi besar-besaran pada akhir musim. Ini artinya nasib Graham Potter pun akan diputuskan saat akhir musim.
Kedepannya, Chelsea akan menghadapi pertandingan berat melawan Tottenham Hotspurs, Minggu (26/2/2023). (*)
Baca Juga: Ditagih Janji Penggunaan VAR, Ketua Umum PSSI Erick Thohir Berikan Jawaban Mengecewakan
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Sinopsis Sins of Kujo, Drama Hukum Jepang Terbaru Yuya Yagira di Netflix
-
Lebih dari Sekadar Putih, Ini Standar Baru Kulit Cerah yang Sehat
-
Mudik Gratis Kemenhub 2026: Pendaftaran Dibuka 1 Maret, Simak Tujuannya
-
2 Tersangka Korupsi Proyek Pabrik Es di Aceh Barat Daya Ditahan
-
Meski Dana BOS Belum Cair, Sekolah Jalankan SE Pengecatan dan Pemasangan Foto Bupati Kulon Progo
-
Heboh Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI, Akun Resmi Serie A Italia: Jay Idzes Aja Bangga!
-
Miskin Itu Bukan Takdir, Tapi Warisan yang Lupa Ditolak
-
Investasi Panas Bumi Rp1,5 Triliun di Luwu Utara Diduga Terafiliasi Israel, Siapa Beri Izin?
-
Persiapan Singkat, Persib Bandung Waspadai Parkir Bus Madura United
-
Dilibas Bhayangkara 4-0, Pelatih Semen Padang: Pertandingan Lucu!