SuaraCianjur.Id- Kopi telah menjadi minuman yang populer di kalangan anak muda dewasa ini, terutama dengan penambahan berbagai pemanis buatan dan alami seperti syrup dan gula aren. Namun, apakah kopi dapat digunakan sebagai bagian dari program diet?
Menurut Carissa Wityadarda, seorang dosen gizi di Stikes Borromeus, "Mengkonsumsi kopi dapat meningkatkan kesehatan metabolisme karena berkaitan dengan menurunkan risiko resistensi insulin dan meningkatkan sensitivitas insulin serta meningkatkan toleransi glukosa." kepada SuaraCianjur, Kamis (23-02-2023).
Hal ini dapat membantu meningkatkan kesehatan metabolik, terutama bagi mereka yang memiliki risiko penyakit metabolik seperti diabetes.
Toleransi glukosa yang meningkat disebabkan oleh efek antagonis dari chlorogenic acid dan transport glukosa yang menggeser absorbsi glukosa pada bagian distal dan usus halus menggantikan hormon incretin.
Selain itu, kopi juga dapat menurunkan nafsu makan karena dapat meningkatkan hormon ghrelin dan serotonin, sehingga dapat menurunkan persentase lemak tubuh.
Beberapa zat aktif dalam kopi, seperti mannooligosakarida dan polifenol, juga dapat meningkatkan stimulasi penggunaan lemak postprandial untuk diekskresi melalui feses.
Dalam jangka waktu empat minggu, penggunaan kopi tiga kali sehari dengan dosis 250 ml dapat membantu menurunkan berat badan.
Anjuran asupan kafein adalah sekitar 400 mg per hari, yang setara dengan 3-4 cangkir kopi.
Selain itu, penggunaan pemanis tambahan seperti gula, syrup, dan susu yang berlebihan juga harus dihindari karena dapat menambah kalori dan mengurangi manfaat kesehatan dari kopi itu sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Sah! Legenda Balap Nasional Ananda Mikola Resmi Pimpin MGPA
-
Timnas Indonesia Siapkan Senjata Rahasia, Jepang hingga Qatar Bisa Kaget di Piala Asia 2027!
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Pinkan Mambo dan Arya Khan Rujuk: Cinta Kami di Luar Batas
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
7 Restoran Keluarga di Palembang yang Cocok buat Makan Besar saat Long Weekend, Harga Ramah Kantong
-
Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi
-
Harga Samsung Galaxy S26 Series di Indonesia, Varian Mana Paling Worth It?
-
4 Fakta Penting Sebulan Jelang Kick Off Piala Dunia 2026