SuaraCianjur.id – Ketua Umum PDIP Perjuangan sekaligus Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BPIP), Megawati Soekarnoputri kembali menuai polemik. Hal ini setelah dia memberikan penyataaan kontroversi yang dianggap menghina ibu-ibu pengajian.
Pernyataan ini dia sampaikan saat mengisi pidato dalam acara Kick Off Pancasila dalam Tindakan 'Gerakan Semesta Berencana Mencegah Stunting' yang digelar BKKBN pekan lalu, Kamis (16/2/2023).
"Saya lihat ibu-ibu tuh ya, maaf ya, sekarang kan kayaknya budayanya, beribu maaf, jangan lagi nanti saya di bully, kenapa toh senang banget ngikut pengajian? Maaf beribu maaf," ujar Megawati.
Sontak pernyataan ini mendapat respon dari berbagai pihak, salah satunya dari pemerhati politik, Rocky Gerung. Dalam acara podcast di akun youtube Rocky Gerung Official, Bung Rocky sapaan akrabnya, mengatakan bahwa Megawati blunder karena dibrief oleh orang sekitarnya.
“Ibu Mega tentu ingin memberi tahu kepada publik bahwa dia mengerti politik, dan itu tentu menyebabakan ibu Mega dibrief pasti oleh orang sekitarnya, kan gak mungkin ibu Mega menemukan sendiri data-data tentang berapa jumlah ibu-ibu yang meninggalkan anak karna pergi pengajian,” ujar Bung Rocky.
Dirinya juga menambahkan bahwa dalam memberikan brief kepada Megawati itu tidaklah mudah.
“Dan membrief ibu Mega gampang-gampang susah, karena bisa bisa hasil briefing itu dia ucapkan tanpa pengalaman analisisi dari beliau. Ini susahnya, karna ibu Mega dikelilingin oleh orang-orang yang akhirnya harus service bu Mega, tapi gak punya akses untuk menegur kekeliruan bu Mega, karna gak ditegur maka berulanglah keterangan ibu Mega,” lanjut Rocky. (*)
Berita Terkait
-
Daftar Top Skor Proliga 2023 Sektor Putri: Megawati Hangestri di Posisi Ketiga
-
Suara Partai dan Kadernya Ganjar Pranowo Teratas Sebagai Capres di Litbang Kompas, PDIP: Ini Limpahan Kepercayaan Rakyat
-
Bela Megawati Terkait Pernyataan Kontroversi Tentang Pengajian, Wamenag: Maksudnya Biar Bisa Rawat Anak
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Helikopter Jatuh di Sekadau: 8 Nama Korban PK-CFX, Dari Pilot hingga Penumpang
-
Ketika Detektif Legend Pensiun: Keseruan Investigasi di Buku His Last Bow
-
Dean Zandbergen Menggila di Belanda, Calon Striker Timnas Indonesia Panen Penghargaan
-
Geledah Rumah Bupati Tulungagung dan Ajudannya, KPK Temukan Dokumen Alat Tekan
-
Millen Cyrus Pamer KTP Perempuan, Resmi Ubah Identitas?
-
Tragedi Jalur Soekarno-Hatta Probolinggo: Dua Nyawa Melayang dalam Kabin Truk yang Ringsek
-
Siapa Goldman Sachs yang Penasaran dengan Ekonomi Indonesia karena Paparan Menkeu Purbaya?
-
Nasabah Pinjol Ganti Nomer Kontak, Bakal Masuk Daftar Hitam SLIK
-
Jadwal Lengkap Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih, Pendaftaran Cuma 10 Hari
-
Perang Bukan Solusi: Menilik Pesan Nostra Aetate di Tengah Perseteruan AS-Iran