SuaraCianjur.id - Kantong plastik adalah barang yang sering kita gunakan sebagai pembungkus benda lain seperti untuk membawa barang belanjaan, agar lebih mudah membawanya dan terhindar dari kotor.
Namun seringkali kita juga menganggap kantong plastik adalah barang yang remeh, dan cenderung menjadi sampah yang kurang memiliki nilai jual kembali meski untuk keperluan daur ulang sekalipun.
Hal ini tidak terlepas dari kantong plastik yang memiliki berat ringan dan membuatnya tidak bernilai. Namun sebenarnya, kantong plastik dapat diolah secara ekonomi sirkular untuk membuat aspal plastik.
Seperti dilansir dari laman suara.com, Justin Wiganda selaku wakil ketua dari Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI), mengatakan hal tersebut sangatlah mungkin untuk dilakukan dengan kantong plastik.
"Sebagai bahan baku campuran aspal dengan spesifikasi tertentu, sampah plastik low-value dapat meningkat nilai ekonominya menjadi high-value karena dapat dijual dengan harga yang lebih tinggi," kata Justin Wiganda, dikutip cianjur.suara.com dari laman suara.com, Jumat (24/2/2023).
Menuurutnya, pemanfaatan sampah plastik low-value ini dapat meningkatkan bahan baku daur ulang plastik dan memberi peningkatan dari segi ekonomi bagi pekerja sektor informal lainnya seperti pelapak.
Tidak hanya itu, hal ini juga ditunjukkan dari riset yang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), pemanfaatan ini dapat meningkatkan stabilitas jalan sebejar 40%.
Pada acara Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) itu, Edi Rivai direktur legal dari Chandra Asri, mengaku pihaknya terus berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam pemanfaatan plastik ini.
"Sejak itu, Chandra Asri proaktif dalam menjalin kerja sama dengan pemerntah, mitra bisnis, dan pemangku kepentingan lainnya untuk melanjutkan program Aspal Plastik untuk Indonesia Asri ini," ujar Edi Rivai.
Baca Juga: Ulasan Film Call Me Chihiro (2023), Mantan PSK Penyemangat yang Terluka
Sebagai informasi tambahan, Chandra Asri telah berkonttribusi dalam pembuatan jalan menggunakan aspal plastik sepanjang 78,3 km dan telah kelola sampah plastik seberat 650 ton dalam prosesnya.
Sumber: suara.com
Tag
Berita Terkait
-
Tak Hanya Mempesona, Garuda Pertiwi Juga Tangguh Kala Tahan Imbang Tuan Rumah Arab Saudi 1-1 Pada Laga FIFA Women's A
-
Inilah 2 Alasan Mendasar Hotel Melarang Para Tamunya untuk Lakukan Bed Down
-
Heboh Hari Kejepit Jadi Libur Nasional, Berikut 3 Rekomendasi Tempat Wisata untuk Libur Pendek di Sekitar Pulau Jawa
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis