SuaraCianjur.id- Kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy kepada David menjadi perhatian publik.
Beberapa fakta dari masalah ini terus bermunculan dan tekuak ke permukaan publik. Termasuk sosok siapa saja yang terlibat dalam insiden penganiayaan oleh anak pejabat di Ditjen Pajak itu.
Awalnya pelaku penganiayaan yang diduga ada tiga orang, namun terkini kata kepolisian, mengatakan ada satu nama lain yang masih berstatus sebagai saksi.
Orang lain tersebut mengaraha kepada seorang seorang wanita.
Mario Dandy Satriyo sudah menajditersangka, kemudian rekannya Bernama Shane Lukas menyusul. Polisi mengatakan kalau Shane memiliki peran utnuk merekam kasi Mario menganiaya David hingga koma.
Sebelum Shane Lukas ada nama Agnes yang menjadi trending di jagat maya. Ada kabar yang menyebutkan diduga kalau Agnes menjadi pemicu dibalik insiden ini.
Tapi usai ditelusuri, ternyata ada seorang wanita lagi yang diduga memiliki peran.
Disebutkan kabar kalau Wanita tersebut adalah teman dari Agnes dengan inisial APA.
Ada dugaan kalau mereka turut ikut dan terlibat dalam memprovokasi Mario Dandy untuk menyikat David hingga lemah tak berdaya.
Baca Juga: Korban Penganiayaan Mario Dandy Satrio Mulai Membaik Namun Masih Perlu Ventilator
Menurut Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, kalau tersangka Mario Dandy menglaniaya David ketika dirinya mendapatkan sebuah informasi yang kurang sedap dari teman wanitanya.
Kabar yang membuat Dandy naik pitam dan marah besar, sehingga memutuskan untuk mendatangi David.
"Motif kekerasan terhadap anak itu adalah MDS melampiaskan amarahnya kepada korban, karena MDS mendapat informasi dari teman wanitanya," jelas Kombes Ade Ary, seperti dilansir dari Youtube tvOneNews, dilihat Selasa (28/2/2023).
Ade juga membeberkan kronologis terkait dengan kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy.
“Kronologinya adalah di awal atau sekitar bulan Januari 2023 tersangka MDS, mendapatkan informasi dari temannya saudari APA, yang menyatakan bahwa saksi AGH (Agnes) sekitar tanggal 17 Januari 2023 mendapatkan perlakuan yang tidak baik dari korban," beber Kombes Ade.
Kemudian usia mendapatkan kabar tersebut Dandy mengkonfirmasi kepada Agnes terkait dengan cerita dari APA.
Agnes membenarkan kabar tersebut, sehingga membuat Mario murka dan mengajak David untuk bertemu hingga penganiayaan terjadi secara keji. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Plot Twist! Neymar Sudah Latihan Tapi Ditinggal Timnas Brasil Jelang Lawan Haiti
-
Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya
-
Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026
-
Surga Pecinta Mainan Kreatif, Amazing Toy Show Jakarta 2026 Resmi Dibuka
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG