SuaraCianjur.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghabiskan tidak kurang dari Rp 1,26 triliun untuk membangun empat infrastruktur di kota dan kabupaten Bandung, Selasa (7/3/2023).
Empat infrastruktur tersebut antara lain Kolam Retensi Andir, Kolam Retensi Cieunteung, Floodway Cisangkuy, serta Fly Over Kopo.
Fly Over Kopo dibangun dengan tujuan mengurai kemacetan di Kota Bandung. Proyek tersebut menghabiskaan dana Rp 288 Miliar.
Sedangkan Kolam Retensi Andir dan Cieunteung serta Floodway Cisangkuy dibangun guna menangani permasalahan banjir yang sering terjadi di Bandung dikala hujan deras.
“Kolam retensi tersebut, bertujuan untuk mengendalikan banjir yang kerap terjadi di wilayah Baleendah dann Dayeuhkolot akibat luapan sungut Citarum,” ungkap Jokowi di pidatonya, dikutip cianjur.suara.com Selasa (7/3/2023).
Biaya proyek tersebut antara lain, Kolam Retensi Andir Rp.148 miliar, Kolam Retensi Cieunteung Rp 204 miliar, dan Floodway Cisangkuy Rp.632 miliar.
Setelah Jokowi menyebutkan dana yang diberikan pemerintah pusat untuk proyek infrastruktur di Bandung Rp 1,26 triliun, Sontak para hadirin bersorak.
Kemudian Jokowi melemparkan sejumlah pertanyaan pada siswa sekolah yang menghadiri peresmian tersebut.
Pertanyaan yg diberikan seputar fungsi dari kolam retensi, penyebab kemacetan, serta penyebab banjir. Seperti biasa, siswa yang berhasil menjawab diberi hadiah sepeda oleh Jokowi. (*/thoriq)
Sumber: YouTube Kompas TV
Tag
Berita Terkait
-
Kritik Pedas Fahri Hamzah Buat Para Anggota DPR RI, Tidak Kuat? Ngaku Oposisi Tapi Memble
-
BRI Liga 1 Sering Mengalami Masalah Penundaan Pertandingan, Ratu Tisha: Begini Solusinya!
-
Belum Kunjungi Lokasi Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jokowi Malah akan Hadiri Konser Dewa 19 di Bandung
-
Jokowi Menegaskan Perlunya Disiplin dan Pelayanan Publik yang Baik dalam Birokrasi
-
Cekcok di Jalan Raya, Supir Angkot Lakukan Pembacokan Kepada Pengguna Sedan di Bandung
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi