SuaraCianjur.Id- Produsen mobil asal Amerika Serikat, Ford, baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka akan melakukan penarikan kembali atau recall pada truk pikap unggulan mereka, Ranger.
Penarikan dilakukan karena terdapat masalah pada pemasangan komponen airbag yang tidak tepat.
Dikutip dari Voi Id yang dilansir dari Reuters, Penarikan ini berlaku pada Ranger produksi 2004-2005 yang sebelumnya juga telah mengalami penarikan kembali pada 2017-2018 dengan masalah yang sama.
Menurut Ford, terjadinya penarikan Ranger yang kedua kali ini tidak disebabkan oleh kasus kecelakaan baru.
Meskipun begitu, data menunjukkan bahwa ada 30 kasus kematian akibat kegagalan airbag Takata di seluruh dunia, 24 di antaranya terjadi di AS dengan tiga kasus yang melibatkan Ford Ranger.
Diperkirakan kasus kecelakaan tersebut disebabkan oleh kantong airbag bermerek Takata yang bermasalah.
Jumlah mobil Ford Ranger yang terkena recall mencapai 98.500 unit. Ford Ranger yang terkena penarikan kembali merupakan generasi ketiga untuk regional Amerika.
Meskipun terdapat penarikan kembali pada seri Ranger, Ford tidak akan berhenti memproduksi truk pikap terbaru mereka, F-150 Lightning.
Mereka akan memulai produksinya pada 13 Maret 2023 setelah sebelumnya menghentikan produksi karena kasus kebakaran baterai pada 4 Februari di gudang penyimpanan mobil Ford di Michigan.
Baca Juga: 25 Tahun Kementerian BUMN, Semen Gresik ajak 6.500 Warga Jalan Sehat di Grobogan Jateng
Dalam upaya untuk memastikan kualitas produk, Ford meminta maaf kepada konsumen dan mengatakan bahwa mereka akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk mengatasi masalah pada Ranger.
Ford juga memberikan jaminan bahwa mereka akan terus mengembangkan teknologi dan inovasi terbaru untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para pengguna mobil mereka. (*)
(*/Haekal)
Sumber: Website Voi Id
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga