SuaraCianjur.id - Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menolak keras wacana pemindahan Depo Pertamina yang berlokasi di Plumpang, Jakarta Utara. Selain faktor anggaran, Luhut menyebut warga yang tinggal di sekitaran Plumpang tidak berhak untuk menetap di sana.
Ia memaparkan Depo tersebut sudah dibangun di Plumpang dengan area kosong atau bumper zone yang telah ditentukan sebelumnya.
Sedangkan faktanya, bumper zone yang seharusnya tidak boleh diisi orang, justru dihuni oleh beberapa kepala keluarga. Karena itu, Luhut menyarankan untuk merelokasi warga yang tinggal di dalam area bumper zone Plumpang.
"Kalian jangan dibalik-balik. Plumpang itu sudah dibuat di sana. Ada area kosong atau bumper zone untuk tidak ada kejadian (kecelakaan, ledakan dan semacamnya). Jangan ini (depo) yang disuruh pindah, orang yang tidak berhak di situ yang harus pindah," terang Luhut dalam konferensi pers, dikutip dari YouTube KOMPAS TV Rabu (8/3/2023).
Luhut mengatakan pemerintah tengah mengkaji opsi yang memungkinkan agar warga Plumpang bisa direlokasi dari area bumper zone tersebut. Hal ini dilakukan agar bencana ledakan Plumpang tidak terulang kembali di kemudian hari.
"Orang yang begini tinggal nanti pemerintah mungkin akan lagi dikaji, diberikan kompensasi atau dibangunkan (hunian baru) dan semacamnya, tapi tidak boleh terulang lagi seperti ini," jelasnya.
Selain itu, Luhut juga mempertanyakan siapa yang telah memberikan izin tinggal di area bumper zone tersebut. Ia menyebut pihak yang memberikan izin tinggal juga harus bertanggung jawab.
"Saya kira yang memberi izin tinggal di sana juga nggak benar.Tanggung jawab lah, nyawa yang hilang berapa orang itu," pungkasnya.
Sebelumnya, diketahui komplek Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara mengalami ledakan besar yang menyebabkan kebakaran yang hebat, pada Jumat (3/3/2023).
Baca Juga: Link Nonton Live Streaming Persib vs Persik Pekan 29 Liga 1 2022/2023 Vidio
Diketahui Depo Pertamina Plumpang memiliki kapasitas 5.000 kilo liter. Hal ini yang menyebabkan kobaran api, bahkan ledakan besar terjadi saat kejadian.
Tim gabungan Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya sedang memeriksa pihak Pertamina dan para saksi di lokasi terkait kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara.
Kebakaran ini menelan belasan korban jiwa. Dikutip dari Suara.com, "Tim sedang bekerja untuk mendalami. Tentunya kami akan menanyakan kepada saksi-saksi yang diperlukan apakah itu dari masyarakat, apakah itu dari Depo, ahli dan sebagainya," kata Listyo di Kampung Tanah Merah, Plumpang, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (4/3/2023).
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pemeriksaan dilakukan untuk mencari tahu penyebab kebakaran tersebut, apakah disengaja, faktor cuaca, atau human error.
"Dan juga nanti (pemeriksaan) menjadi satu kesimpulan terkait dengan penyebab terjadinya kebakaran," terangnya. (*)
Tag
- # luhut
- # luhut binsar pandjaitan
- # depo pertamina
- # plumpang
- # jakarta utara
- # warga
- # bumper zone
- # youtube
- # konferensi pers
- # izin tinggal
- # kebakaran
- # depo pertamina plumpang
- # bareskrim polri
- # polda metro jaya
- # pertamina
- # listyo sigit prabowo
- # penyebab kebakaran
- # kampung tanah merah
- # koja
- # kapolri
Berita Terkait
-
Anak 9 Tahun Hilang Pasca Kebakaran Depo Pertamina, Keluarga Terus Lakukan Pencarian
-
Keluarga Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Berduka, Jenazah Hadi Sudah Ditemukan
-
Warga Tanah Merah Plumpang Jakarta Utara Sampaikan 5 Tuntutan Pasca Kebakaran Depo Pertamina
-
Pertamina Siapkan Perawatan Medis Terbaik untuk Korban Kebakaran Depo Plumpang
-
Tim Investigasi Lacak Sumber Awal Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Jakut, Kapolri: Nanti Kita Jelaskan Secara SCI
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Sejumlah Wilayah Palembang Akan Padam Listrik Hingga 6 Jam, Ini Lokasinya
-
Ulasan Novel Cinta di Dalam Gelas, Keberanian Maryamah Menantang Juara Catur
-
6 Sunscreen Mengandung Ceramide untuk Perbaiki Skin Barrier Rusak, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Profil dan Peran Don Ritto dalam Kasus TPPU Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Horor dan Bikin Merinding! BabyMonster Rangkul Jati Diri di MV Lagu Moon
-
Mengenal 'Heat Dome' dan Bahaya Arsitektur Kuno: Alasan Gelombang Panas di Eropa Sangat Mematikan
-
Mobil Bekas Terbaik dengan Harga Terjangkau Menurut Pakar: 2 EV Under 200 Juta Kasta Setara Ioniq
-
XLSMART Sambut Putusan MK soal Kuota Hangus, Siap Hadirkan Layanan Seluler Lebih Transparan
-
Review Cashero: Menyajikan Konsep Heroik yang Unik dan Sangat Menghibur!
-
Isuzu Dukung Implementasi Zero ODOL Demi Keamanan dan Ketahanan Kendaraan