SuaraCianjur.Id- Seorang petani bunga Edelweis Ranca Upas di Ciwidey, Bandung membuat geger media massa dengan amarahnya.
Melalui video yang diunggah di akun TikTok @mang_uprit_mangprang79, petani tersebut melontarkan amarah lantaran kebun bunga-bunga edelweis hasil budidayanya telah rata dengan tanah.
Amarah petani bunga tersebut ditujukan kepada panitia dan peserta Event Trail Ciwidey.
“Untuk peserta event motor trail, panitia dan khususnya pihak perhutani yang memberikan izin event tersebut, lihat nih dampaknya, hancur! Hancur nggak?!
Lihat sama mata kalian, hancur nggak?!” kata petani tersebut.
Sang petani mengaku amarahnya sekaligus mewakili dari perasaan para pecinta alam.
Video tersebut viral dan dibagikan berulang-ulang di seluruh sosial media. Hal itu membuat Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil angkat biacara.
Lelaki yang akrab disapa Kang Emil ini turut simpati dan melontarkannya di akun Twitter pribadinya.
“Jika tidak profesional, event seperti ini jangan diberi izin." dikutip Suara Cianjur dari Twitter Ridwan Kamil.
Baca Juga: Sudah Bayar Calo Mahal Rp 31 Juta, WN Ukraina Kena Tipu e-KTP Palsu Berujung Ditahan Imigrasi
"Semoga tidak terulang ke depannya. Jika panitia penyelenggara acara apapun tidak bisa memberi keyakinan akan penyelenggaraan yang profesional, Sebaiknya jangan diizinkan oleh Pengelola Kawasan,” kata Ridwan Kamil.
Ridwan Kamil juga membahas soal kelestarian alam lingkungan yang harus diprioritaskan.
Ia pun memberikan saran agar panitia dan peserta yang terlibat dalam acara trail kemarin bertanggung jawab atas dampak yang telah terjadi.
“Kelestarian alam lingkungan adalah yang utama dan harus tetap dijaga dalam kondisi apapun.
"Panitia dan peserta sebaiknya gotong royong memperbaiki kerusakan lingkungan yang ditimbulkan oleh kegiatan ini,” tandas Ridwan Kamil. (*)
(*/Haekal)
Sumber: Twitter Ridwan Kamil dan Tiktok @mang_uprit_mangprang79
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jokowi Masih 'Lengket' di Hati Rakyat, Akankah Jadi Bayang-bayang bagi Pemerintahan Prabowo?
-
Bela Tambang Rakyat, DPR Papua Tengah Minta Papan Satgas PKH di KM 95 dan KM 102 Dicabut
-
Mawar Merah Matahari: Aksi Seru si Gadis Pembunuh Bayaran Mencegah Perang
-
Bukan Cuma Soal Teknologi Canggih, Ini yang Harus Disiapkan Dokter Sebelum Operasi Robotik
-
Pameran Senang Riang Lagu Anak Lokananta Ditutup dengan Musikalisasi Puisi
-
Nasib Berbeda Jay Idzes dan Elkan Baggott Jelang Bela Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Portofolio Makin Aman, BRI MI Hadirkan Reksa Dana ETF Emas dengan Jaminan LBMA
-
Kemarau, tapi Air Muara Musi Diprediksi Naik 3,7 Meter Sore Ini
-
Review Serial Our Sticky Love: Kisah Asmara Unik Mantan Petinju dan Jaksa
-
Skin Tint Skintific Kandungan Aktifnya Apa? Ini Klaim dan Review Pembeli