SuaraCianjur.Id- Kepulauan Diomede adalah sepasang pulau yang terletak di Selat Bering, antara Alaska dan Rusia.
Kepulauan ini terdiri dari dua pulau, yaitu Pulau Big Diomede yang berada di wilayah Rusia dan Pulau Little Diomede yang merupakan bagian dari Alaska, Amerika Serikat.
Meskipun terletak di dekat satu sama lain, kedua pulau ini memiliki perbedaan waktu yang sangat signifikan.
Pulau Big Diomede berada di zona waktu GMT+12, sedangkan Pulau Little Diomede berada di zona waktu GMT-9.
Artinya, ketika di Pulau Big Diomede saat pukul 12 tengah malam, di Pulau Little Diomede masih pukul 9 pagi hari sebelumnya.
Perbedaan waktu ini membuat kedua pulau ini menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi oleh para wisatawan yang ingin merasakan sensasi melompati garis waktu secara fisik.
Perbedaan zona waktu ini sendiri disebabkan oleh pembagian garis bujur dan garis lintang di Bumi.
Garis bujur adalah garis imajiner yang membentang dari Kutub Utara ke Kutub Selatan dan membagi Bumi menjadi 24 zona waktu yang masing-masing memiliki perbedaan waktu 1 jam.
Sedangkan garis lintang adalah garis imajiner yang melintang di sekitar Bumi dan membaginya menjadi wilayah Utara dan Selatan.
Baca Juga: Menjaga Imunitas Menggunakan Kulit Kentang Ala Dr. Zaidul Akbar
Selain perbedaan waktu, kedua pulau ini juga memiliki perbedaan dalam hal kondisi geografis dan politik. Pulau Big Diomede memiliki luas sekitar 29 km² dan berada di bawah kendali Rusia, sedangkan Pulau Little Diomede memiliki luas sekitar 7 km² dan merupakan bagian dari Alaska, Amerika Serikat.
Kedua pulau ini terpisah oleh Selat Bering yang memiliki kedalaman mencapai 30 meter dan menjadi jalur migrasi berbagai jenis hewan laut seperti paus, ikan salmon, dan udang.
Pulau Little Diomede menjadi rumah bagi suku Inuit yang hidup sebagai nelayan dan berburu hewan laut seperti walrus dan anjing laut. Sedangkan Pulau Big Diomede diketahui hanya dihuni oleh beberapa tentara dan personil militer Rusia.
Kepulauan Diomede menjadi salah satu lokasi yang menarik untuk dikunjungi karena keunikan dan perbedaan zona waktunya.
Meskipun keduanya hanya terpisah oleh Selat Bering yang relatif sempit, perbedaan waktu dan kondisi geografis serta politik yang berbeda membuat kedua pulau ini menjadi tempat yang sangat menarik untuk dijelajahi. (*)
(*/Haekal)
Sumber: Instagram Daftar Populer
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis